Breaking News:

Berita Otomotif

Hai Pengemudi, Kenali Jenis Kerusakan Ban Kendaraan karena Jalan Berlubang dan Cara Mengatasinya

Hai Pengemudi, Kenali Jenis Kerusakan Ban Kendaraan karena Jalan Berlubang dan Cara Mengatasinya

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: yayan isro roziki
Autoevolution
Ilustrasi lubang jalanan penyebab kerusakan ban mobil. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi beberapa waktu belakangan ini, mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Jawa Tengah.

Genangan air di permukaan jalan rawan mengakibatkan jalan rusak atau berlubang. Tidak hanya di jalan arteri, tetapi juga di jalan tol.

Misalnya yang terjadi di ruas tol Jakarta- Cikampek, video yang sempat viral menampilkan beberapa mobil yang sedang berhenti di bahu jalan itu telah mengalami pecah ban dan pelek rusak akibat kejeblos ke dalam lubang besar di jalan tol.

Baca juga: Tips Mengendalikan Mobil Jika Ban Pecah di Jalan, Jangan Langsung Injak Rem!

Baca juga: Kisah Desi Larassati, Super Woman dari Pangkah Tegal: Siang Jadi Sopir Dump Truck, Malam Nyinden

Baca juga: Beli Mobil Baru Bulan Depan Bisa Lebih Murah Puluhan Juta, Pajak 0 Persen Dikabulkan Pemerintah

Baca juga: Kaget Ada Anak Kecil Dalam Mobil yang Dicuri, Pencuri Ini Kembali dan Marahi Pemilik Kendaraan

Kerusakan jalan tol juga terjadi di sejumlah ruas jalan tol di Jateng, semisal di Pejagan-Pemalang-Batang-Semarang.

Berdasarkan pantauan Tribunpantura.com, Sabtu (13/2/2021), tidak hanya jalan berlubang tetapi juga bergelombang yang membuat pengendara kaget.

Namun, di sejumlah titik jalan rusak, petugas tol sudah mengantisipasinya dengan memasang petunjuk atau rambu-rambu dengan memasang tolo-tolo atau traffic cone.

Sementara, menurut catatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPUBMCK) Provinsi Jawa Tengah, per 9 Februari 2021, ada 665 ruas jalan berlubang yang telah tertangani.

Independent Tire & Rim Consultant yang juga Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jateng & DIY, Bambang Widjanarko, menjelaskan akan sangat berbahaya jika seorang pengemudi secara refleks menghindari lubang yang tiba-tiba terlihat di hadapannya.

"Akan juga berbahaya jika pengemudi mengerem mendadak, mobil yang sedang dalam kecepatan tinggi, karena bisa mengakibatkan kecelakaan beruntun."

"Kebanyakan pengemudi akan memilih tetap berada di jalurnya, ban mobilnya pun menghantam lubang tersebut."

"Konsekuensinya, akan mengalami pecah ban dan pelek," kata Bambang, ketika dimintai keterangan, Minggu (14/2/2021).

Ia menjelaskan, akibat kejeblos lubang di jalan, biasanya ban akan menderita kerusakan jenis pencil bulge (kembung sebesar pensil), impact break (benturan), dan cut burst (telapan ban terpotong).

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved