Berita Batang
Harga Cabai di Kabupaten Batang Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram
Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Batang ternyata turut mempengaruhi harga cabai rawit merah di Pasar Batang.
Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
Penulis : Dina Indriani
TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Batang ternyata turut mempengaruhi harga cabai rawit merah di Pasar Batang.
Harga cabai rawit merah saat ini tembus hingga harga Rp100 Ribu per kilonya.
Pedagang Pasar Batang asal Tegalsari Kandeman, Fitri mengungkapkan lmeski sempat turun di angka Rp 80 Ribu -85 Ribu namun merangkak naik hingga Rp95 Ribu hingga Rp 100 Ribu per kilonya.
"Tadinya sempat turun tapi tidak bertahan lama malah merangkak naik lagi, sekarang sudah sekitar Rp95 Ribu sampai Rp 100 Ribu per kilo.
Untuk yang rawit harga sekitar Rp60-70 Ribu per kilo. Kalau untuk yang cabai merah besar sekitar Rp40-50 Ribu per kilo," jelasnya, Senin (1/3/2021).
Hal yang sama juga dikeluhkan pedagang lain, Jono dikatakannya sudah lebih dari sepekan, harga cabai setan semakin naik bahkan hingga Rp100 Ribu.
Menurutnya hal ini termasuk pengaruh musim penghujan dimana banyak cabai yang membusuk.
Selain itu dengan adanya banjir beberapa waktu lalu turut menghambat distribusi cabai ke penjual.
"Kemarin karena banjir jadi banyak kendala pengiriman dehingga ada efek kenaikkan harga, tapi mau bagaimana lagi, kalau tidak ada stok juga pembeli tanya sedanhkan kadang kalau tau harganya naik, pembeli malah jadi kabur dan batal beli," imbuhnya.
Tak hanya cabai, imbas banjir dan hujan juga berdampak pada harga bahan lainnya. Seperti sayur-sayuran yang harganya naik hingga hampir dua kali lipat. (din)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/salah-satu-pedagang-pasar-batang-fitri-sedang-melayani-pembeli-senin-132021.jpg)