Breaking News:

Berita Jateng

DPR RI Minta Pemerintah Siapkan Vaksin Covid-19 untuk Calon Jemaah Haji

Pemerintah diminta melakukan ikhtiar untuk berkomunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi agar pelaksanaan ibadah haji pada 2021 ini bisa terlaksana.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf (kanan) bersama Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Anggito Abimanyu (kiri) saat memberikan bantuan mobil ambulans ke Yayasan Bina Amal Semarang 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Pemerintah diminta melakukan ikhtiar untuk berkomunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi agar pelaksanaan ibadah haji pada 2021 ini bisa terlaksana.

Hingga kini, pihak Arab Saudi belum memberitahukan secara resmi memorandum of understanding (MoU) penyelenggaraan ibadah haji 2021.

Sebelum pandemi, biasanya kerajaan Arab Saudi melakukan perjanjian dengan pemerintah negara yang menyalurkan jemaah haji, semisal dengan Indonesia.

"Pemberangkatan ibadah haji memang tidak bisa diputuskan sepihak oleh kita atau pemerintah Indonesia, tetapi pemerintah harus berkonsultasi dan mendapatkan keputusan bersama (MoU)," kata anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf, saat di sela-sela acara penyerahan mobil ambulans dan mobil penanganan bencana kepada Yayasan Bina Amal Semarang, Senin (8/3/2021).

Upaya jemput bola itu dilakukan agar pemerintah mendapatkan kepastian terkait ibadah haji, serta kuota yang disediakan. Mengingat di masa pandemi ini jumlah dibatasi untuk mematuhi protokol kesehatan.

Di sisi lain, Bukhori meminta pemerintah untuk menyiapkan vaksin covid untuk calon jemaah haji yang dijadwalkan untuk berangkat tahun ini.

"Sambil menunggu kepastian jadwal, pemerintah sudah waktunya menyiapkan vaksinasi untuk para calon jemaah," jelasnya.

Karena dalam pernyataannya, pemerintah meminta hanya jemaah haji yang telah divaksin yang diperbolehlan menunaikan Rukun Islam kelima tersebut.

Adapun terkait vaksin Covid-19 yang beredar di Indonesia dari Sinovac, hal itu telah mendapatkan rekomendasi halal dan aman dari BPOM-MUI.

Dengan demikian, itu akan memberikan rasa aman dan tenang bagi calon jamaah haji untuk mengikuti vaksinasi.

"Terkait biaya vaksin, saya kira pemerintah juga harus memikirkannya. Sebagai warga negara, seharusnya jemaah haji juga mendapatkan vaksin gratis," ujarnya.

Dalam acara tersebut, Bukhori didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Anggito Abimanyu dan perwakilan Lembaga Amal Darut Tauhid atau DT Care.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved