Kamis, 23 April 2026

Berita Tegal

Harga Cabai Rawit di Kota Tegal Masih Teramat Pedas, Capai Rp110.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Kota Tegal Masih Teramat Pedas, Capai Rp110.000 Per Kilogram

tribunpantura.com/fajar bahruddin achmad
Seorang pedagang di Pasar Pagi Kota Tegal menunjukkan cabai rawit merah yang harganya sedang mahal, Kamis (11/3/2021). 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad 

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Cabai rawit merah di Kota Tegal menempati harga paling tinggi dibandingkan jenis cabai yang lain.

Harga cabai rawit merah hari ini tercatat masih Rp110.000 per kilogram. 

Padagang cabai di Pasar Pagi Kota Tegal, Wapitriana (50) mengatakan, harga cabai yang paling mahal saat ini cabai rawit merah Rp 110 ribu per kilogram.

Baca juga: Kibo si Pemilik 240 Kg Ganja Dijatuhi Hukuman Mati, Dibeli Seharga Rp600.000 Per Kilogram

Baca juga: Pasca-insiden Avanza Gepeng Tertimpa Randu Raksasa, Pepohonan di Jalan Randudongkal Dipangkas

Baca juga: Liverpool vs Leipzig: Menang 2-0 The Reds Ganas di Liga Champions, tapi Loyo di Liga Inggris

Baca juga: Jeni Hilang di Perairan Tegal setelah Melaut 1,5 Mil dari Darat, HSNI: Tiba-tiba Lenyap dari Kapal

Sebelumnya masih di kisaran harga Rp70 ribu sampai Rp80 ribu per kilogram. 

"Ini saja kiriman dari Jawa Timur. Yang tadinya terkenal di Kaliwadas, Kabupaten Tegal, sekarang lagi gak ada," katanya kepada tribunpantura.com, Kamis (11/3/2021). 

Wapitriana mengatakan, setelah itu cabai rawit putih harganya cukup mahal, per kilogramnya Rp45 ribu. 

Sementara yang harganya sudah mulai turun cabai merah, per kilogram Rp40 ribu sampai Rp45 ribu. 

Ia mengatakan, tingginya harga cabai sudah berlangsung beberapa bulan terakhir. 

Hal itu diakibatkan karena cuaca yang sedang buruk. 

"Kalau tingkat beli masyarakat normal. Meski mahal mereka masih beli yang cabai rawit merah."

"Apalagi yang punya warung dan restoran," ungkapnya. 

Pedagang cabai lainnya, Isah (38) mengatakan, harga cabai rawit merah masih yang tertinggi. 

Harganya sampat turun meskipun hanya Rp10 ribu. 

Dari yang semula Rp120 per kilogram, saat ini Rp110 ribu per kilogram. 

"Sebelumnya Rp85 ribu per kilogram. Langsung naik Rp100 ribu, terus naik lagi Rp120 ribu."

"Ini sudah Rp110 ribu per kilogram," katanya. 

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved