Berita Pekalongan
Begini Sosok Sertu Kom Achmad Faisal Awak KRI Nanggala 402 di Mata Sahabat
Sertu Kom Achmad Faisal, merupakan salah seorang kru kapal KRI Nanggala 402 yang gugur saat menjalankan tugas di perairan Bali.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
"Sejak SMP hingga sekarang, Faisal mempunyai panggilan akrab yaitu pakde. Dulu dinamai pakde dikarenakan Faisal mempunyai sosok yang rendah hati, pandai menasehati, sopan santunnya, cara berbicaranya selalu menjadi panutan, dan di sekolah merupakan orang yang pandai. Sehingga patut dipanggil pakde," katanya.
Saat disinggung kapan mendapatkan kabar Sertu Kom Achmad Faisal awak kapal KRI Nanggala 402 yang mengalami musibah, ia dapat informasi tersebut pada hari Sabtu (24/4/2021).
"Informasi adanya sahabat didalam kapal tersebut yaitu hari Sabtu pagi. Awalnya saya tidak percaya, tapi dari informasi dari teman satu angkatan SMA dan sahabat yang lain, bahwa ada sang panutan untuk kita semua berada di kapal tersebut," kata Lelyana.
Oleh karena itu, malam ini teman satu angkatan di SMA menggelar doa bersama dan salat gaib untuk Sertu Kom Achmad Faisal di musala yang berada di SMAN 1 Wiradesa.
"Kami mengirimkan doa agar sahabat kami bisa kembali dan berkumpul dengan keluarga serta teman-temannya.
"Harapannya ada mukjizat dari musibah ini, walaupun dipemberitaan sudah dinyatakan gugur. Tapi, keluarga dan kami masih berharap Sertu Kom Achmad Faisal dan 52 awak yang lainnya selamat," tambahnya.
Hal yang sama dikatakan Alfan Heru (29) mengatakan ia mengenal Sertu Kom Achmad Faisal ini sejak SMP.
"Saya kenal dari kelas dua SMP dan satu meja duduknya. Sosoknya sangat sederhana dan baik sekali," katanya.
Kemudian, ia juga satu organisasi pramuka sejak dari SMA.
"Jiwa kepemimpinannya Achmad Faisal sangat luar biasa dan saya banyak belajar banyak dari sahabat saya," imbuhnya.
Ada kejadian menarik saat kelas 11 SMA. Saat itu, sekolah mengadakan studi tour. Tapi ia bersama Faisal tidak ikut studi tour.
"Kita tidak ikut studi tour, akhirnya memutuskan untuk naik gunung slamet dan hingga sekarang masih selalu teringat."
"Sertu Kom Achmad Faisal ini sangat luar biasa dalam mengatur, memimpin, dan mengarahkan," ucapnya.
Alfan menceritakan, sejak lulus SMA sahabatnya itu memang ingin masuk di TNI.
Saat lulus sekolah, Sertu Kom Achmad Faisal tidak langsung keterima menjadi prajurit TNI.