Breaking News:

Berita Batang

Pemkab Batang Potensi Kehilangan PAD Rp250 Juta, Imbas Penutupan Objek Wisata saat Libur Lebaran

Pemkab Batang Potensi Kehilangan PAD Rp250 Juta, Imbas Penutupan Objek Wisata saat Libur Lebaran

Penulis: dina indriani | Editor: yayan isro roziki
Istimewa
Petugas gabungan melakukan penutupan sejumlah objek wisata di Kabupaten Batang, Minggu (16/5/2021) 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Penutupan seluruh obyek wisata pada Minggu (16/5/2021), berimbas pada pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Batang.

Plt Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disparpora)Kabupaten Batang, Wahyu Budi Santoso memprediksi kehilangan Pemkab Batang berpotensi kehilangan PAD Rp250 juta.

“Memang kita tidak bisa berharap banyak pada retribusi obyek wisata di masa pandemi ini, karena ada penutupan di puncak libur lebaran."

"Biasanya pendapatan obyek wisata milik Pemkab di momen libur lebaran mencapai Rp250 juta," terangnya, Minggu (16/5/2021).

Penutupan sehari di obyek wisata pada libur lebaran hari ini karena diperkirakan pengunjungnya membludak sehingga pihaknya menindaklanjuti surat edaran Kapolda Jateng.

“Penutupan memang terkesan mendadak, kita juga baru tahu pada Sabtu 15 Mei malam sekitar pukul 21.00 WIB, memang banyak komplain tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa karena hasil rapat Kapolda Jateng menutup pada hari ini.

Masyarakat ke obyek wisata diperkirakan hari ini membludak, kemudian besok cuti lebaran sudah berakhir dan kembali normal,” jelasnya.

Wahyu meminta pelaku usaha untuk bersabar atas kebijakan tersebut, karena besok Senin (17 /5/2021) diperbolehkan buka kembali.

“Saya minta pelaku usaha pariwisata untuk bersabar lagi karena kita tidak akan mungkin menutup kerugian materil inilah sebuah kebijakan yang harus diambil manfaatnya sebagai antisipasi penularan Covid-19 di Batang,” imbuhnya.

Wahyu mengatakan dari hari lebaran 13 Mei hingga 15 Mei penjualan tiket pantai Sigandu sudah mencapai 5.800 tiket dengan harga Rp5 ribu.

Untuk THR Kramat penjualan mencapai 300 tiket dan obyek wisata pemandian Bandar 600 tiket.

Sebelum ada penutupan obyek wisata, Dinas kesehatan Batang juga sudah melakukan rapid test antigen secara acak di sejumlah obyek wisata dan rest area jalan tol dan hasilnya semuanya negatif.

“Alhamdulilah di Batang tidak ada yang reaktif hasil rapid test antigen di obyek wsiata," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved