Breaking News:

Penanganan Corona

Peziarah Luar Kota yang Mau Masuk Pekalongan Dicegat di Exit Tol, Kasdim: Rapid Test Antigen Dulu

Peziarah Luar Kota yang Mau Masuk Pekalongan Dicegat di Exit Tol, Kasdim: Rapid Test Antigen Dulu

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: yayan isro roziki
Tribunpantura.com/Indra Dwi Purnomo
Tim gabungan melakukan swan atau rapid test antigen kepada para peziarah yang hendak memasuki wilayah Pekalongan, Rabu (9/6/2021) malam. 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Para peziarah luar kota yang hendak masuk wilayah Pekalongan harus bersedia menjalani rapid test antigen.

Petugas gabungan cegat kendaraan peziarah yang mau masuk ke Pekalongan di exit tol Setono.

Pun demikian yang dilakukan aparat gabungan pada rombongan peziarah pada, Rabu (9/6/2021) malam.

Kepala Staf Kodim 0710 Pekalongan Mayor Inf Raji mengatakan, bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mencegah adanya klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Pekalongan maupun Kabupaten Pekalongan, khususnya dari rombongan ziarah.

"Tim gabungan melaksanakan operasi penyekatan, khususnya bagi para peziarah yang akan masuk ke wilayah Pekalongan untuk mencegah klaster baru Covid-19," kata Kasdim 0710/Pekalongan Mayor Inf Raji.

Kasdim mengungkapkan, tim gabungan melakukan pemberhentian kendaraan peziarah di exit tol Setono.

"Ada 14 bus yang akan melakukan ziarah, mereka diwajibkan melakukan tes swab terlebih dahulu sebelum kembali ke rumah masing-masing."

"Kami juga melakukan penyemprotan disinfektan terhadap bus yang ditumpangi," ungkapnya.

Ditambahkan Kasdim, bahwa dengan melonjaknya kasus Covid-19 di wilayah Jawa Tengah saat ini, maka untuk mencegah klaster baru, sementara tempat-tempat yang biasanya dijadikan untuk berziarah ditutup sampai dengan keadaan menjadi lebih kondusif.

"Tempat ziarah sementara ditutup dulu, kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan ziarah religius untuk sementara ditunda sampai keadaan benar-benar kondusif."

"Tetap patuhi protokol kesehatan dimanapun berada agar Covid-19 ini bisa segera dikendalikan," tambahnya. (Dro)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved