Senin, 20 April 2026

Berita Jateng

Ini Respon Ganjar Pranowo Soal Namanya Masuk Capres Eksternal PKS

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masuk dalam beberapa figur eksternal yang berpeluang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pilpres 2024.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muh radlis
IST
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Penulis: M Nafiul Haris

TRIBUNPANTURA.COM, UNGARAN - Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masuk dalam beberapa figur eksternal yang berpeluang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pilpres 2024

Selain Ganjar, adapula nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yuyodhoyono (AHY). 

Menanggapi hal tersebut, Ganjar mengaku tengah fokus menyelesaikan permasalahan penanganan pandemi virus Corona (Covid-19) di Jawa Tengah. 

"Saya tak ngurus Covid saja dulu ya," jawabnya singkat seusai peletakan batu pertama di Objek Wisata Jateng Valley, Kabupaten Semarang, Rabu (16/6/2021) 

Menurut Ganjar, pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama setahun lebih ditambah munculnya varian baru B. 117 dan Delta di Jawa Tengah masyarakat dihimbau dirumah saja. 

Ia menambahkan, tengah fokus mengajak masyarakat bersama-sama mensukseskan program Jateng di rumah saja selama lima hari. Dia juga berharap tokoh agama dan masyarakat senantiasa menjaga serta turut serta berinisiatif menurunkan kasus Covid-19. 

"Jadi sebaliknya lebih banyak hari di rumah saja. Maka kita harapkan semua bekerjasama menyelamatkan diri dan taat memakai masker, kurangi mobilitas, dan menjaga jarak," katanya

Sebelumnya, Ketua Departemen Politik DPP PKS Nabil Ahmad Fauzi menyatakan PKS tidak menutup peluang mengusung politikus nonkader dalam Pilpres 2024 mendatang. 

"PKS tetap membuka kemungkinan calon dari eksternal. Beberapa nama figur eksternal memang muncul. Selain Anies Baswedan, juga Ganjar dan AHY," ujarnya 

Nabil menyampaikan PKS bersedia mengusung capres nonkader dengan tiga pertimbangan. Pertama, koalisi partai pengusung memenuhi ambang batas pencalonan presiden.

Kedua, tingkat keterpilihan capres-cawapres. Selain itu, PKS mensyaratkan kesepakatan antarpartai pengusung calon.

"Kami masih membuka pintu untuk dialog dengan tokoh mana pun. PKS belum menutup pintu bagi tokoh yang ingin didukung di Pilpres 2024," jelasnya.

Sebelumnya, PDIP mempersilakan Ganjar bergabung partai lain jika hendak mencalonkan diri sebagai presiden di 2024. Pernyataan itu merespons hasil survei SMRC yang menyebut Ganjar berpotensi menang meski tak mencalonkan diri dari PDIP. (ris) 

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved