Breaking News:

Berita Batang

Mitos Pantangan Makan Ikan Ibu Hamil dan Pasca Melahirkan Jadi Satu di Antara Penyebab Stunting

Meski zaman terus berkembang, ternyata masih banyak beredar mitos seputar kehamilan dan pasca persalinan.

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DINA INDRIANI
Bupati Batang Wihaji saat meninjau anak yang mengalami stunting atau gizi buruk di Kecamatan Wonotunggal beberapa waktu lalu. 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Meski zaman terus berkembang, ternyata masih banyak beredar mitos seputar kehamilan dan pasca persalinan.

Satu diantaranya mitos yang selama ini berkembang di masyarakat Kabupaten Batang yang melarang ibu hamil dan pasca melahirkan makan ikan.

Hal itu justru menjadi salah satu penyebab kondisi bayi stunting atau gizi buruk.

Pasalnya makan makanan yang bergizi diperlukan dimasa seribu hari kehidupan untuk mencegah bayi stunting.

"Pasca melahirkan tidak ada pantangan makan, penting makan makanan bergizi, sehat dan tinggi protein, mitos tidak boleh makan ikan pasca melahirkan itu menjadi salah satu penyebab stunting," tutur Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Didiet Wisnuhardanto, Rabu (16/6/2021).

dr Didiet menjelaskan makanan tinggi protein sangat dibutuhkan dimasa kehamilan dan menyusui untuk perkembangan kesehatan janin dan anak. 

Stunting jangan dianggap remeh, karena semakinhari semakin tahun di Kabupaten Batang jumlahnya terus bertambah angkanya. 

"Stunting dapat dideteksi dengan alat sejak dalam kandungan, kalau stunting dibiarkan terus berlanjut akan mempengaruhi daya tahan tubuh seperti jantung, pembuluh otak dan masalah kecerdasan dan masa kehidupanya sangat rendah," jelasnya. 

Pada Indek Pembangunan Manusia (IPM), lanjut dia salah satunya sektor kesehatan untuk meningkatkan angka hidup.

"Stunting tidak hanya diatasi oleh dinas kesehatan saja, tapi juga harus melibatkan semua OPD, Bapelitbang dalam perencanaan anggarannya, Dinas Kelurga Berencana, Dinas Pertanian dan lain sebagainya," pungkasnya. (din)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved