Minggu, 17 Mei 2026

Hibah Rp2 T Akidi Tio

Kapolda Sumsel Diperiksa Tim Internal Polri, Lemah dan Tak Hati-hati Soal Hibah Rp2 T Akidi Tio

Lemah dan Tak Hati-hati, Kapolda Sumsel Diperiksa Tim Internal Polri, Heboh Hibah Rp2 T Akidi Tio. Irjen Pol Eko Indra Heri. itwasum mabes polri

Tayang:
TribunSumsel.com
Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri dan Prof dr Hardi Darmawan, dokter pribadi keluarga Akidi Tio. 

TRIBUNPANTURA.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumatra Selatan (Sumsel), Irjen Pol Eko Indra Heri, diperiksa tim internal Mabes Polri, buntut kegaduhan dan heboh hibah Rp2 triliun dari keluarga almarhum Akidi Tio.

Sebelumnya, Kompolnas menilai, Kapolda Sumsel, tak hati-hati dalam menerima dana sumbangan (hibah) Rp2 triliun dari Akidi Tio, yang diserahkan oleh Heriyanti.

Bahkan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, mengakui kehebohan ini karena kelemahan dan ketidakhati-hatiannya sebagai individu, ia juga meminta maaf atas peristiwa ini.

Tim internal Mabes Polri yang turun ke Polda Sumsel untuk memeriksa Irjen Pol Eko Indra Heri adalah Tim Pengawasan dan Pemeriksaan Khusus (Wasriksus) dan audit investigasi dari Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri.

Tim Wasriksus Itwasum Polri dipimpin Irjen Pol Agung Wicaksono tiba di depan gedung promoter Mapolda Sumsel, Kamis (5/8/2021) sekitar pukul 15.00 WIB dengan menumpang mobil Toyota Land Cruiser dan Mitsubishi Pajero Sport.

Penumpang yang turun dari dalam mobil bergegas turun lalu masuk ke gedung promoter tempat ruang kerja Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri S MM.

Terlihat beberapa tim penyelidik Internal Polri turun dari mobil membawa beberapa berkas.

Hanya saja, kedatangan tim Wasriksus ini awak media yang sudah menunggu di depan gedung Promoter Polda Sumsel tidak diperkenankan mengambil gambar atau meliput pemeriksaan terhadap Kapolda Sumsel tersebut dengan alasan pemeriksaan internal Polri.

Saat ini tim Internal Polri sedang melakukan pemeriksaan internal di ruang kerja Polda Sumsel.

"Nanti hasil pemeriksaan ini akan disampaikan Kabid Humas setelah pemeriksaan selesai," ujar alah satu PJU Polda Sumsel.

Kapolda minta maaf

Sebelumnya, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri meminta maaf kepada masyarakat Indonesi, Kapolri dan unsur Forkompimda Sumsel atas kegaduhan yang terjadi dampak belum jelasnya dana hibah Rp2 triliun dari anak almarhum Akidi Tio, Heriyanti.

"Saya mohon maaf atas kegaduhan yang terjadi ini."

"Kegaduhan ini terjadi atas kelemahan saya sebagai individu yang tidak hati-hati," ujarnya di Mapolda Sumsel, Kamis (5/8/2021).

Ia mengatakan, sebagai seorang manusia ia tidak terlepas dari kesalahan.

Untuk itu, ia sebagai pribadi dan Kapolda Sumsel memohon maaf.

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved