Berita Jateng
Desa Cikakak Banyumas Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik di Indonesia
Ratusan kera menyambut kedatangan para pengunjung yang datang membawa makanan.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA.COM, BANYUMAS - Ratusan kera menyambut kedatangan para pengunjung yang datang membawa makanan.
Pisang, kacang, hingga roti menjadi incaran, membuat pengunjung tidak berkutik membagikannya kepada kawanan kera.
Tak hanya itu saja, dua buah gunungan buah-buahan dan sayuran telah disiapkan khusus untuk para kera yang berada di sekitar pengunungan Cikakak.
Kalau mencium bau makanan, kawanan kera itu bahkan kerap mendatangi rumah warga sekitar.
Namun kondisi itu tidak membuat warganya merasa risih dan terganggu dengan keberadaan kera-kera liar.
Inilah Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, desa wisata yang menggambarkan kerukunan antara kawanan kera dan warga setempat.
Keharmonisan antara kera dan manusia ini menjadi salah satu daya tarik utama wisata.
Potensi alam, tradisi dan budaya membuat Cikakak memperoleh Anugerah Desa Wisata Indonesia dengan masuk 50 besar Desa wisata terbaik.
Pemberdayaan masyarakat juga menjadi salah satu kunci keberhasilannya.
Banyak warga sekitar yang akhirnya membuka usaha pembuatan souvenir, cinderamata dan makanan-makanan.
Desa Wisata Cikakak dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) kurang lebih 37 orang.
Ketua Pokdarwis Saka Tunggal sekaligus pengelola Desa Wisata Cikakak, Suto Handoyo, mengatakan dirinya bersyukur dapat masuk dalam jajaran 50 besar desa wisata terbaik di Indonesia.
Persaingan tidaklah mudah karena pada tahap pertama saja ada 1.831 peserta yang kemudian disaring lagi menjadi 300, kemudian 100 dan sampai pada tahap lolos 50 besar.
"Ini tidaklah mudah karena sampai pada titik ini sungguh luar biasa sehingga dapat kunjungan menteri.
Kita dapat masuk 50 besar beberapa faktornya adalah seperti nilai-nilai budaya yang kental, ada tradisi, panorama alam, berbagai macam even dan festival.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Menparekraf-Sandiaga-Uno-saat-ikut-memikul-gunungan-buah-bu.jpg)