Senin, 13 April 2026

Berita Batang

Bupati Wihaji Beri Peringatan Pelaksana Proyek Islamic Center Batang

Bupati Batang Wihaji melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di proyek pembangunan gedung Islami Center Batang di Desa Banyuputih Kecamatan

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
IST
Bupati Batang Wihaji melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di proyek pembangunan gedung Islami Center Batang di Desa Banyuputih Kecamatan Banyuputih, Rabu (27/10/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di proyek pembangunan gedung Islami Center Batang di Desa Banyuputih Kecamatan Banyuputih, Rabu (27/10/2021).


Proyek dengan nilai anggaran Rp 11,9 Miliar dengan waktu 135 hari kalender mengalami keterlambatan progres hingga 7 persen dari sesuai kontrak. 

 

Melihat langsung pengerjaan proyek yang mengalami keterlambatan, Bupati Wihaji pun kecewa dan marah.


"Ini adalah proyek layanan publik Pemkab Batang yang sangat dinantikan umat muslim. 


Maka saya perintahkan DPUPR selaku PPK dan pengawas proyek benar-benar mengontrol dan jangan sampai ada maslah," tutur  Wihaji usai sidak didampingi Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto dan Dandim 0736 Batang Letkol Arh Yan Eka Putra.


Ia pun memberikan peringatan kepada pelaksana proyek karena progres pembangunanmya minus 7 persen atau 30 persen dari target progres 37 persen. 


"Minus 7 persen, saya minta segera dikejar, cari masalah teknisnya seperti apa dan segara dikoordinasikan, jangan sampai ada masalah dikemudian hari, saya akan marah kalau tidak segera dikejar progres presentasinya," ujarnya.


Proyek tersebut akan berakhir hingga Desember 2021 untuk tahap pertama dan akan dilanjutkan pembangunannya di tahun 2022. 


Ia pun meminta tahap pertama selesai tepat waktu dan harus sudah bisa digunakan kegiatan manasik haji seperti perjanjian dalam kontrak kerjanya. 
 
"Harapan saya tolong dijaga dan diawasi pembangunannya, saya minta juga setiap hari ditongkrongi oleh PPK dan pengawasnya, karena ini sudah masuk musim hujan, maka harus segera dikebut bagaimana caranya," imbuhnya. 


Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU PR) Nur Seto menargetkan 7 persen ketertinggalan progres proyek menjadi keharusan dan dalam beberapa minggu ke depan tercapai progresnya.


"Jadi nanti komulatif hingga akhir Desember tahap pertama proyek Islamic Center harus sudah selesai," jelasnya.


Ia pun menyebut ada beberapa kendala yang berakibat tidak sesuai progres salah satunya karena cuaca hujan dan suplay matrial yang mengalami keterlambatan. 


Nur Seto juga berjanji akan mempressure proyeksi pelaksanan proyek agar kebdepan bisa meminimalisir keterlambatan.


"Kita akan pressure untuk agar bisa menambah tenaga kerja untuk mengejar keterlambatan dan lakukan antisipasi sedini mungkin menghadapu musim hujan ini," jelasnya. 


Ia pun mengatakan, CV Putera Mandiri selaku pelaksana proyek dari Semarang,  sampai dengan hari ini belum mengajukan termin pertama. 


"Kami sudah kejar-kejar pelaksana  proyek agar termin pertama segara dicair agar bisa jadi tambahan modal untuk mengejar ketertinggalan progres, kami sudah siapkan pencairan termin pertama, tapi sampai hari in belum juga mengajukan satu termin pun," pungkasnya.

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved