Jumat, 17 April 2026

Berita Jateng

Bupati Hartopo Minta Pemerintah Desa di Kudus Data Lansia yang Belum Vaksin Covid-19

Bupati Kudus HM Hartopo meminta setiap desa untuk mendata lansia yang belum divaksin.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
bgr.com
Ilustrasi vaksin Covid-19 (corona). 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo meminta setiap desa untuk mendata lansia yang belum divaksin.

Hal itu guna menyinkronkan data vaksinasi yang selama ini berlangsung.


Menurut Hartopo, dengan adanya sinkronisasi data tersebut bisa benar-benar mengetahui berapa jumlah lansia yang belum disuntik vaksin.

Pasalnya, pihaknya selama ini telah gencar melakukan vaksinasi menyasar lansia, hanya saja belum tampak hasilnya secara signifikan.


"Kami juga akan mengumpulkan semua kepala desa untuk koordinasi terkait hal ini.

Jangan-jangan lansianya memang sedikit, sampai saat ini sudah sekitar 40 persen dari target lansia yang sudah divaksin," kata Hartopo, Rabu (17/11/2021).


Di antara upaya yang dilakukan Pemkab Kudus dalam percepatan vaksinasi lansia, kata Hartopo, yakni dengan menggandeng tokoh masyarakat untuk melakukan sosialisasi.

Kemudian ada juga penyiapan mobil keliling untuk jemput lansia mengikuti vaksinasi.


Dengan berbagai upaya yang dilakukan, kata dia, memang minat lansia masih rendah untuk ikut vaksin.

Untuk itu, dia berharap anggota keluarga lansia agar mau memotivasinya supaya bersedia divaksin.


"Vaksin tidak hanya untuk syarat bepergian saja, tapi juga untuk antibodi pada virus ini," katanya.


Sebelumnya, Hartopo juga menekankan pada setiap camat agar menggenjot vaksinasi.

Utamanya untuk lansia.

Selain mengejar target kekebalan komunal juga sekaligus menurunkan level PPKM Kudus dari 3 menjadi 2.


"Ditargetkan agar vaksinasi lansia tercapai sampai 60 persen sampai akhir tahun," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved