Breaking News:

Berita Jateng

Penjual Rokok Ilegal di Jepara Pakai Jasa E-Commerce Edarkan Dagangannya

Bea Cukai Kudus mengungkap kasus peredaran rokok ilegal melalui e-commerce. Hal itu ditemukan setelah melakukan analisa terhadap

Editor: muh radlis
IST
Tim Bea Cukai Kudus mengungkap peredaran rokok ilegal lewat jasa pengiriman di Mayong Jepara, Jumat (26/12/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Bea Cukai Kudus mengungkap kasus peredaran rokok ilegal melalui e-commerce.

Hal itu ditemukan setelah melakukan analisa terhadap penjualan dan pembelian melalui dunia maya. 


Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Tipe Madya Kabupaten Kudus, Dwi Prasetyo Rini‎, dari hasil analisis tersebut, pada Hari Jumat (26/11) pukul 18.30 diperoleh informasi akan adanya pengiriman Barang Kena Cukai (BKC) berupa rokok yang diduga ilegal dari Jepara yang akan dikirim melalui jasa pengiriman .‎


Tim Bea Cukai Kudus segera menuju lokasi jasa pengiriman di Mayong Jepara, yang akan digunakan untuk mengirimkan rokok ilegal. 


"Sekitar pukul 19.30 tim mendapati sebuah mobil dari Jasa Pengiriman tersebut terparkir di depan kantor jasa pengiriman," ujar dia, Kamis (2/12/2021).


Tim segera melakukan pemeriksaan terhadap mobil dan beberapa paket yang dicurigai berisi rokok ilegal. 


Kemudian juga melakukan pemeriksaan pada perusahaan jasa pengiriman tersebut.


"Dari hasil pemeriksaan, tim menemukan satu karton dan 300 paket rokok ilegal berbagai merk, dengan rincian berisi 143.000 batang rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai dan 24.800 batang rokok ilegal dilekati pita cukai palsu," kata dia.


Perkiraan nilai barang rokok ilegal tersebut Rp 163,5 juta dan potensi penerimaan negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 105,6 juta.


Seluruh barang hasil penindakan selanjutnya dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. 


"Dalam pemasarannya rokok yang merupakan barang kena cukai , harus telah dilekati pita cukai asli," ujar Rini.


Rokok yang ditemukan tidak dilekati pita cukai dan sebagian dilekati pita cukai palsu, sehingga dikategorikan sebagai rokok ilegal. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved