Senin, 18 Mei 2026

Berita Jateng

Ganjar Pranowo Minta Pemerintah Pusat Tak Asal Beri Izin Pertambangan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak asal memberikan izin penambangan.

Tayang:
Penulis: m zaenal arifin | Editor: muh radlis
IST
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyampaikan sambutan dalam rapat koordinasi dinas-dinas ESDM yang tergabung dalam APESDMPI di kantor Dinas ESDM Jateng, Jumat (3/11/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak asal memberikan izin penambangan.

Sebab akibatnya, pemerintah daerah yang terkena dampak kerusakan lingkungan akibat izin-izin itu.

Hal itu disampaikan Ganjar saat di depan sejumlah pejabat dari Kementerian ESDM, para kepala dinas ESDM se Indonesia yang tergabung dalam APESDMPI dan pejabat terkait dalam rapat koordinasi dinas-dinas ESDM di kantor Dinas ESDM Jateng, Jumat (3/11/2021).

"Sekarang perizinan penambangan diambil pusat dengan Online Single Submission (OSS).

Itu memang bagus, usahanya cepet banget dan masyarakat pasti puas.

Tapi akibatnya, kami di daerah yang pusing," katanya.

Ia mencontohkan, di sekitar lereng Gunung Merapi tepatnya di Klaten, dulu hanya ada delapan penambang resmi yang memiliki izin.

Mereka bisa dikontrol dan diawasi.

Tapi setelah perizinan ditarik ke pusat, saat ini ada banyak izin penambangan bermunculan.

"Dari hanya delapan, sekarang sudah ada 100 lebih.

Bayangkan 100 lebih, pasti di sana akan rusak," tegasnya.

Ganjar meminta agar antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah duduk bersama.

Dengan begitu, maka soal perizinan penambangan bisa dikelola dengan baik.

"Mana yang bisa ditambang, mana yang tidak merusak itu bisa dikendalikan.

Ternyata cepat saja tidak cukup, pasti akan sangat eksploitatif dan merusak lingkungan," ucapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved