Breaking News:

Berita Jateng

Karnadi Hasan Sebut Sekolah Swasta di Jateng Pusing Soal Rekrutmen PPPK Guru

Pemerintah meniadakan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru. Sebagai gantinya, guru akan diangkat

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Jawa Tengah, Karnadi Hasan saat berbicara pada webinar dampak rekrutmen PPPK. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Pemerintah meniadakan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru.

Sebagai gantinya, guru akan diangkat melalui formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kebijakan rekrutmen PPPK ini disebut sebagai upaya pemerintah memberikan kejelasan status dan jaminan kesejahteraan kepada guru honorer.

Pada tahap pertama rekrutmen PPPK, guru honorer di sekolah negeri menjadi prioritas.

Saat ini, proses rekrutmen PPPK masuk pada gelombang kedua.

Dimana, guru di sekolah swasta atau yayasan diperbolehkan mengikutinya.

Namun nyatanya, tidak semua suka dengan kebijakan ini.

Banyaknya guru sekolah swasta diterima guru PPPK membuat pusing sekolah.

Guru yang lolos PPPK harus pindah tugas ke sekolah negeri.

"Kegelisahaan muncul, khususnya penyelenggara sekolah swasta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved