Selasa, 19 Mei 2026

Berita Kendal

Asrinya Home Stay Lapas Terbuka Kendal, Bisa Digunakan Warga Binaan dan Keluarga untuk Menginap

Asrinya Home Stay Lapas Terbuka Kendal, Bisa Digunakan Warga Binaan dan Keluarga untuk Menginap

Tayang:
Penulis: Saiful Masum | Editor: yayan isro roziki
Tribun-Pantura.com/Saiful Masum
Home Stay di Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal untuk warga binaan dan keluarganya, Selasa (18/1/2022). 

TRIBUN-PANTURA.COM, KENDAL - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal atau biasa dikenal Lapas Bleder memiliki fasilitas tambahan berupa home stay atau rumah penginapan di lingkungan yang cukup asri.

Saat ini ada 4 bangunan rumah inap yang berdiri di sekitar kantor lapas, Desa Wonosari, Kecamatan Patebon yang bisa difungsikan.

Tercatat sudah ada puluhan warga binaan dan keluarganya yang sudah menginap di home stay sejak 2017 lalu. Termasuk saat pandemi Covid-19.

Rumah penginapan sederhana ini dilengkapi beberapa fasilitas pendukung seperti peralatan dapur, televisi, dan kipas angin.

Setiap rumah memiliki 3 kamar, satu kamar mandi, dapur, dan juga ruang keluarga.

Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal, Rusdedy menyampaikan, fasilitas home stay ini diberikan sebagai penghargaan (reward) kepada warga binaan yang berkelakuan, dan bekerja dengan baik selama menjalani asimilasi.

Warga binaan yang berhak mendapatkan fasilitas ini bisa langsung mengajukan permohonan agar bisa menginap bersama keluarga.

Dengan syarat, melampirkan surat keterangan nikah resmi bagi istri sah, KTP dan kartu keluarga.

"Kalau tidak melampirkan surat nikah resmi, misal nikahnya sirri, tidak bisa. Harus yang nikah resmi secara negara," terangnya, Selasa (18/1/2022).

Rusdedy melanjutkan, setiap warga binaan yang lolos berkas pengajuan berhak menempati rumah penginapan selama 2x24 jam.

Warga binaan juga diperkenankan membawa anak, maupun orangtua dengan maksud menyatukan kembali keluarga setelah terpisah menjalani hukuman dan asimiliasi

"Home stay ini diprogram untuk kunjungan keluarga, dengan tujuan menyatukan kembali hubungan keluarga."

"Karena keluarga bagian dari masyarakat yang harus diperkenalkan kembali kepada warga binaan," tuturnya.

Selama menempati home stay, warga binaan dibebaskan beraktivitas dengan keluarga masing-masing di dalam rumah.

Pagi harinya, setiap warga binaan tetap menunaikan kewajibannya selama menjalani asimilasi.

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved