Berita Slawi
Menko Luhut Minta Kepala Daerah Percepat Vaksinasi Covid-19
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengimbau kepala daerah untuk meningkatkan kinerja
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengimbau kepala daerah untuk meningkatkan kinerja vaksinasinya karena indikasi adanya peningkatan kasus Covid-19 pada sejumlah daerah.
Hal tersebut disampaikan Luhut saat memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi PPKM Jawa Bali yang disiarkan secara daring beberapa waktu lalu.
Menurut Luhut, merebaknya kasus Covid-19 ini terjadi karena meluasnya penularan galur Omicron, meskipun untuk kasus ini angka kematiannya terbilang rendah.
Dirinya menyebutkan ada tiga faktor penyebab kematian pada pasien konfirmasi, yakni pasien belum pernah mendapatkan vaksin Covid-19, pasien memiliki komorbid atau penyakit bawaan, dan pasien lansia.
“Oleh karena itu, saya mengharapkan kepada seluruh kepala daerah di Jawa dan Bali untuk ditingkatkan kembali percepatan vaksinasinya agar targetnya semakin cepat tercapai,” imbau Luhut, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (15/2/2022).
Luhut juga menyampaikan terkait kekhawatiran masyarakat terhadap adanya peningkatan kasus Covid-19 varian baru Omicron.
Sebagai upaya untuk meredakan kekhawatiran tersebut, ia meminta kepada Kementerian Kesehatan RI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan kepala daerah untuk mensosialisasikan mengenai varian baru Omicron kepada masyarakat.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir dan takut secara berlebihan, karena risiko penularan Covid-19 ini akan lebih rendah jika sudah mendapatkan vaksin dan dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dadang Darusman, yang hadir menyimak rakor secara daring dari ruang rapat Sekda mewakili Bupati Tegal Umi Azizah, mendukung imbauan dari Luhut untuk meningkatkan percepatan vaksinasi.
Dadang mengatakan Pemerintah Kabupaten Tegal terus mendorong percepatan vaksinasi ini, utamanya untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun karena persentasenya yang baru mencapai angka 65 persen.
“Terakhir, selagi menunggu capaian target vaksinasi, saya mengingatkan kepada warga masyarakat agar tidak lalai dan terus mematuhi protokol kesehatan,” pesan Dadang.
Sementara data perkembangan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Tegal pada Selasa (15/2/2022) sebanyak 696 kasus, dengan 103 diantaranya masih dirawat di rumah sakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Bupati-Tegal-Umi-Azizah-mendapat-suntik-vaksin-dosis-keti.jpg)