Berita Pekalongan
Harga Kedelai Naik, Ukuran Tempe di Pekalongan Dikecilkan
Kenaikan harga kedelai dalam satu bulan terakhir ini dikeluhkan oleh perajin tempe, di Kertoharjo Kuripan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Moch Anhar
"Hampir satu bulan mas, ketika saya beli tempe di pasar ukuran tempenya semakin kecil. Tapi untuk harga masih sama Rp 5 ribu."
"Bahkan pedagangnya bilang, kalau ukuran tempe kecil karena kedelainya mahal," katanya.
Sementara, Gina (40) pedagang gorengan mengaku keberatan dengan ukuran tempe yang dikecilkan. Menurutnya, hal ini sering terjadi ketika harga kacang kedelai naik.
Baca juga: PP Al Irsyad Al Islamiyyah Akan Gelar Muktamar di Purwokerto November 2022 Mendatang
Baca juga: Harga Kedelai Meroket, Pengrajin Tahu dan Tempe di Jepara Kurangi Produksi
Baca juga: Korban Tenggelam di Sungai Logawa Banyumas Ditemukan
"Keberatan sie mas, akhirnya tempe yang saya jual dikecilkan. Harganya saya naikkan jadi Rp 2 ribu 3 gorengan tempe," katanya.
Selain ukuran tempe dikecilkan, minyak goreng juga mahal dan sulit dicari.
"Harga minyak goreng juga mahal mas, ada yang menjual Rp 20 ribu perkilogram ada juga yang menjual Rp 14 ribu," imbuhnya. (*)
Caption
Kenaikan harga kedelai naik membuat perajin tempe di Kertoharjo Kuripan, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah mengecilkan ukuran tempe.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Kenaikan-harga-kedelai-naik-212-23455.jpg)