Berita Nasional

Petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta Diduga Lakukan Kekerasan Terhadap Warga Binaan

Petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta diduga telah melakukan penyiksaan dan perbuatan merendahkan terhadap warga binaan.

Editor: m zaenal arifin
Istimewa/net
Ilustrasi penganiayaan. 

TRIBUNPANTURA.COM, JAKARTA - Petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta diduga telah melakukan penyiksaan dan perbuatan merendahkan terhadap warga binaan.

Hal itu berdasarkan rilis yang dikeluarkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait hasil pemantauan dan penyelidikan di Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta.

Dalam pemantauannya, Komnas HAM menemukan hasil temuan berupa penyiksaan dan perbuatan merendahkan oleh petugas lapas ke warga binaan.

"Terdapat sembilan tindakan penyiksaan kekerasan fisik," ujar Ketua Tim Pemantauan Komnas HAM, Tama Tamba, dalam konferensi pers virtual, Senin (7/3/2022).

Tama mengungkapkan penyiksaan tersebut berupa pemukulan menggunakan tangan kosong hingga menggunakan alat.

Alat yang digunakan adalah selang, kayu, kabel.

Petugas lapas juga melakukan pencambukan dengan alat pecut dan penggaris.

"Ditendang dan diinjak-injak dengan menggunakan sepatu PDL dan lain-lain," tutur Tama.

Selain itu, Tama mengungkapkan ada delapan tindakan perlakuan buruk merendahkan martabat yang dilakukan oleh petugas lapas kepada warga binaan.

"WBP diminta memakan muntahan makanan, diminta meminum air seni, dan mencuci muka menggunakan air seninya".

"Pencukuran dan penggundulan rambut bahkan dalam kondisi telanjang," ungkap Tama.

Tama mengungkapkan penyiksaan terjadi ketika warga binaan baru masuk lapas pertama kali dalam kurun waktu satu hingga dua hari.

Penyiksaan ini, kata Tama, terjadi pada Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenalin) dan saat warga binaan melakukan pelanggaran. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Komnas HAM Temukan Penyiksaan di Lapas Narkotika Yogyakarta, dari Pemukulan hingga Diinjak-Injak

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved