Berita Kendal
Petugas Damkar Semprot Air Respon Keluhan Warga yang Sebut Jalan Pelabuhan Kendal Berdebu
Warga Kaliwungu Kabupaten Kendal mengeluhkan jalan menuju pelabuhan yang berdebu.
Penulis: Saiful Masum | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA.COM, KENDAL - Warga Kaliwungu Kabupaten Kendal mengeluhkan jalan menuju pelabuhan yang berdebu.
Setidaknya lebih dari satu kilometer akses jalan utama ke pelabuhan berdebu tebal, sebagian titik juga tampak rusak berlubang sedalam 40 sentimeter.
Berdebunya Jalan Pelabuhan Kendal ini membuat udara sekitar kotor.
Masyarakat mengeluhkan dampak jalan yang berdebu karena mengganggu kesehatan, utamanya bagi masyarakat yang menggunakan akses Jalan Pelabuhan menuju lokasi kerja.
Seperti pertambakan dan pertanian.
Diketahui, tebalnya debu Jalan Pelabuhan ini disebabkan banyaknya armada truk yang mengangkut tanah hasil galian C untuk meratakan wilayah di sekitar Kawasan Industri Kendal (KIK).
Sebagian material tanah yang diangkut berjatuhan hingga menumpuk di sepanjang jalan.
Selain berdebu, jalan dengan konstruksi beton itu juga menjadi becek dan licin ketika diguyur hujan.
Jalan menjadi bergelombang yang bisa membahayakan pengendara yang melintas.
Warga Mororejo Kaliwungu, Maskur berharap, perusahaan bersangkutan yang tengah melakukan proses pembangunan bertanggungjawab atas kebersihan jalan.
Sebab, proses pengangkutan material tanah untuk perataan kawasan itulah yang menjadi penyebab utama akses menuju pelabuhan berdebu dan becek ketika hujan.
"Paling tidak setiap jam dibersihkan dengan cara disapu dan disiram.
Sehingga debu dan tanah tidak sampai menutup beton.
Kalau seperti ini, jalan jadi berdebu, kalau hujan jadi licin," terangnya, Selasa (8/3/2022).
Menurutnya, permasalahan ini harus segera diselesaikan agar tidak semakin berdampak kepada masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Petugas-Dishub-Kendal-bersama-Damkar-melakukan-penyemp.jpg)