Kamis, 21 Mei 2026

Berita Jateng

Video 10 Rumah di Desa Cempaka Tegal Tedampak Banjir Bandang

Peristiwa bencana alam ini pun viral di sosial media terutama Facebook setelah diunggah oleh salah satu akun komunitas warga Tegal.

Tayang:
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: restu dwi r

TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Berikut video 10 Rumah di Desa Cempaka Tegal Tedampak Banjir Bandang

Intensitas hujan yang cukup tinggi sampai Rabu (16/3/2022), mengakibatkan terjadinya banjir bandang di wilayah Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.

Banjir bandang menyapu sekitar 10 rumah warga.

Peristiwa bencana alam ini pun viral di sosial media terutama Facebook setelah diunggah oleh salah satu akun komunitas warga Tegal. 

Dalam video berdurasi 30 detik tersebut memperlihatkan kepanikan ibu-ibu karena melihat air banjir bewarna kecokelatan yang cukup deras menyapu desa mereka. 

Suara tangisan dari ibu-ibu dalam video juga terdengar jelas, mereka hanya bisa melihat air masuk ke dalam rumah dan menyapu perabotan yang ada di dalamnya. 

Kepala Desa Cempaka, Amroni, mengungkapkan banjir bandang yang masuk ke rumah warganya terjadi di wilayah RT 9-RT 3 RW 4, Dukuh Krikil, Desa Cempaka.

Adapun untuk data sementara yang terdampak bencana banjir bandang sebanyak 10 rumah.

"Tidak ada korban jiwa, tapi ada 10 rumah warga yang terdampak dengan barang-barangnya ludes terbawa banjir".

"Selain perabotan rumah tangga, barang lainnya seperti kasur, pakaian, lemari, dan lain-lain juga hanyut terbawa banjir," ungkap Amroni, Rabu (16/3/2022).

Menurut Amroni, banjir bandang yang terjadi kali ini baru yang pertama dan penyebab utamanya karena intensitas hujan yang masih sangat tinggi.

Terlebih secara letak geografis, Dukuh Krikil memang berada di dataran tinggi dan tidak ada aliran sungai.

Sehingga air yang turun dengan volume besar langsung masuk ke area pemukiman warga.

Adanya selokan yang mampet atau tersumbat, juga bisa menjadi penyebab terjadinya banjir bandang.

"Warga yang terdampak maupun tidak, tetap bertahan di rumah masing-masing".

"Rumah juga sudah dibersihkan dengan alat seadanya dan bantuan warga sekitar".

"Tapi warga membutuhkan makanan, minuman, maupun peralatan rumah tangga," ujarnya.

Seperti yang terlihat di video, air banjir masuk ke rumah warga baik melalui pintu depan maupun bagian belakang.

Derasnya air mengakibatkan barang yang ada di dalam rumah juga ikut terseret. (dta)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved