Kamis, 21 Mei 2026

Berita Batang

Video Bupati Batang Launching Katalog Ekraf

Pemerintah Kabupaten Batang melalui Disparpora Kabupaten Batang terus mendorong perkembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Batang.

Tayang:
Penulis: dina indriani | Editor: restu dwi r

TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Berikut video Bupati Batang Launching Katalog Ekraf.

Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang terus mendorong perkembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Batang.

Komite Ekonomi Kreatif (KEK) menyusun Katalog Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang dilaunching Bupati Batang, Wihaji, di Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (22/3/2022). 

Dalam Katalog Ekraf ini ada 76 pelaku Ekraf dari 17 sektor Ekraf di Kabupaten Batang.

Bupati Batang Wihaji mengatakan Kabupaten Batang sangat kaya akan potensi alam dan sumber daya manusianya terutama dalam sektor ekonomi kreatif yang beragam sektornya.

Inovasi merupakan tantangan bagi semua pihak, terlebih dengan potensi yang dimiliki setiap daerah terkhusus di Kabupaten Batang.

"Ekonomi kreatif menjadi salah satu potensi besar di Kabupaten Batang yang menjadi pekerjaan rumah kita dalam pengembangan, pendampingan hingga pemasarannya".

"Dari hal itu, yang tidak kalah penting adalah peran teknologi yang juga turut mendukung kesuksesan para pelaku ekonomi kreatif".

"Sehingga penting untuk melakukan inovasi promosi dan digencarkan," tuturnya.

Menurut Wihaji, kreativitas haruslah ditunjang dengan teknologi, dengan memanfaatkan media sosial dan berbagai platform lainnya mungkin masyarakat luas tidak akan tahu potensi Batang dan kehebatan warganya.

"Melalui buku katalog ekonomi kreatif yang juga akan dikembangkan dalam bentuk e-book ini harapannya dapat menjadikan sebuah langkah yang bermanfaat dalam mengenali dan mengenalkan ragam sektor ekonomi kreatif yang ada," jelasnya

Senada, Kepala Disparpora Kabupaten Batang, Yarsono mengutarakan Kabupaten Batang dikaruniai berbagai potensi, termasuk di dalamnya adalah potensi ekonomi kreatif.

"Di samping sektor pariwisata, sektor ekonomi kreatif merupakan sektor yang dapat menunjang perekonomian daerah".

"Namun, apa jadinya jika sektor ekonomi kreatif ini tidak didampingi pengembangannya dengan baik tentunya tidak akan tertata secara optimal," tuturnya.

Dikatakan Yarsono, Pemerintah Kabupaten Batang dan KEK perlu mengenali apa saja potensi yang termasuk dalam sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Batang ini. 

Dengan adanya Buku Katalog Ekonomi Kreatif yang disusun dan diterbitkan ini, Yarsono berharap masyarakat Batang akan mengenal apa itu ekonomi kreatif dan dapat mendorong warga masyarakat untuk mempunyai kreativitas dan semangat seperti para pelaku ekonomi kreatif yang ada.

"Harapannya semakin banyak warga Batang yang akan memulai berfikir secara visioner dengan memanfaatkan kreativitasnya untuk menunjang perekonomian mereka, semoga buku yang kami kembangkan ke dalam e-book dan printed book ini bermanfaat bagi berbagai pihak," imbuhnya.

Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Disparpora Kabupaten Batang, Nuni Trianingrum menambahkan, katalog ini merupakan bagian dari marketing publik untuk memenuhi perkembangan zaman karena saat ini sudah memasuki revolusi Industri 4.0. 

"Tujuannya agar semua stakeholder yang berkepentingan dengan ekonomi kreatif dapat lebih mudah mengenal potensi yang ada di Kabupaten Batang".

"Pasalnya, katalog ini merupakan database pelaku ekonomi kreatif yang akan mudah dicari sesuai kepentingannya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KEK Kabupaten Batang Achmad Suroso menyampaikan, sekarang ini Kabupaten Batang sudah mempunyai Komite Ekonomi Kreatif (KEK) yang juga merupakan lembaga non struktural yang bertugas membantu Pemerintah Daerah dalam bidang pengembangan Ekonomi Kreatif.

"Melalui KEK ini diharapkan menjadi media perantara antara anggota atau para pelaku ekonomi kreatif dan pemerintah dalam berkomunikasi untuk kemajuan Ekonomi Kreatif daerah," tutur Roso.

Menurutnya, Kabupaten Batang memiliki berbagai macam sektor ekonomi kreatif yang sangat menjanjikan. 

Namun, sebagian besar masyarakat masih banyak yang belum mengetahui apa saja potensi ekraf yang ada di Kabupaten Batang. 

"Dengan adanya Buku Katalog Ekonomi Kreatif ini diharapkan bisa menjadi salah satu dari media pemasaran bagi mereka".

"Selain itu juga diharapkan dapat mendorong masyarakat Batang untuk makin kreatif dalam persaingan era Industri kreatif saat ini," pungkasnya. (din)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved