Kamis, 9 April 2026

Berita Batang

Dishub dan Satlantas Polres Batang Cek Kelaikan Armada Bus

Pemerintah telah memperbolehkan masyarakat untuk mudik lebaran pada tahun ini, setelah dua tahun dilakukan pelarangan lantaran pandemi Covid-19.

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DINA INDRIANI
Tim Gabungan Dishub dan Satlantas Polres Batang saat melakukan pengecekan kelaikan bus PT Paksi Jaya Abadi, Selasa (12/4/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Pemerintah telah memperbolehkan masyarakat untuk mudik lebaran pada tahun ini, setelah dua tahun dilakukan pelarangan lantaran pandemi Covid-19.


Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang mulai mengecek kesiapan angkutan jelang mudik Lebaran 2022.


Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan dan memberikan rasa aman serta nyaman kepada penumpang angkutan lebaran.


Kabid Angkutan, Dishub Batang, Bambang Hernawan mengatakan tim Satlantas Batang pengecekan dilakukan dengan jemput bola ke garasi Bus PT Paksi Jaya Abadi.


"Hari ini kami jemput boleh, melakukan cek armada mulai dari administrasi kelengkapan surat izin, cek fisik angkutan, sarana prasarana yang ada di dalam armada, serta kesiapan supir," tuturnya, Selasa (12/4/2022)


Adapun pengecekan fisik atau teknis armada yang dilakukan seperti lampu, klakson, wipper, serta kesehatan ban.


"Untuk hasilnya armada sudah siap, sarana prasarana lainnya juga sudah ada seperti pemecah kaca dan alat pemadam kebakaran hanya mungkin ada yang haris dilengkapi, kotak kesehatannya," jelasnya.


Dikatakannya, jemput bola ramp check seperti ini sudah yang ketiga kalinya.


"Untuk di Batang sendiri ada sekitar 8 hingga 10 PO dengan jumlah total sekitar 100 lebih armada, ini sudah yang ketiga dan bertahap akan kita jemput bola," imbuhnya.


Kaurbinops Satlantas Polres Batang, Ipda Danang Primayanto mengingatkan sopir bus untuk selalu menjaga kesehatan bahkan jika perlu membawa sopir cadangan saat berkendara.


"kami mengimbau agar pengemudi menomorsatukan kesehatan dan keselamatan, kalau kondisi capek, jangan memaksakan diri," ujarnya.


Pada ram check itu, pihaknya juga memeriksa kelengkapan surat menyurat mulai dari SIM, STNK hingga surat vaksin dan seluruh pengemudi bus sudah menjalani tiga kali vaksin.


"Semua surat sudah lengkap, sudah vaksin booster juga karena ini menjadi syarat mudik tahun ini," imbuhnya.


Bambang Yuwono, owner PT Paksi Jaya Abadi, menyebut punya 14 armada. Namun, saat ini, hanya ada 12 armada yang aktif.


Armadanya biasa dikontrak oleh perusahaann-perushaan swasta. Termasuk saat musim mudik.


"Misal ada perusahaan di Tangerang, kami antar (mudik) karyawannya ke wilayah Batang, Pekalongan, Semarang dan sebagainya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved