Berita Jateng

Perempuan Ini Tewas Tertabrak Kereta Api Matarmaja di Semarang Barat, Ini Identitasnya

Perempuan berusia sekira 40 tahun tewas tersambar kereta api Matarmaja KA 281 jurusan Madiun-Pasar Senen.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi Relawan Semarang
Petugas mengumpulkan bagian tubuh korban terlindas kereta api Matarmaja KA 281 jurusan Madiun-Pasar Senen di Jalur Hilir Kulon-Tambakharjo, Semarang Barat, Senin (11/4/2022) malam. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Seorang perempuan berusia sekira 40 tahun tewas tersambar kereta api Matarmaja KA 281 jurusan Madiun-Pasar Senen.

Korban tewas tersambar di Jalur Hilir Kulon-Tambakharjo, Semarang Barat, Senin (11/4/2022) sekira pukul 18.50 WIB.

Perempuan itu sebelumnya sudah diperingatkan masinis dengan klaksonnya.

Akan tetapi perempuan itu malah tiduran di tengah rel sehingga tubuhnya hancur dilindas kereta api.

"Iya ada orang ketabrak kereta, tadi yang tahu pertama kali anak-anak," ucap saksi mata, Edi.

Melihat hal itu, ia bersama warga lainnya melaporkan ke petugas Polsuska.

Kemudian oleh komandan Polsuska laporan itu diteruskan ke masinis kereta.

Dari keterangan masinis ketika melintas di lokasi kejadian melihat di depannya ada perempuan posisi berdiri di tengah rel.

Masinis tersebut sontak membunyikan klakson kereta berulang kali.

Bukannya menghindar, perempuan itu malah tiduran di rel kereta sehingga tersambar.

"Tubuh korban hancur, terutama di bagian kepala," imbuh Edi.

Tim Inafis Polrestabes Semarang dan Relawan Semarang Hebat selanjutnya melakukan olah tempat kejadian.

Hasil identifikasi di lapangan, korban punya ciri-ciri mengenakan celana pendek hitam, kaos lengan pendek putih biru, tinggi sekira 160 sentimeter. 

Di sekitar lokasi ditemukan pula fotocopi KTP atas nama Daliyem usia (43) warga Jatisari, Mijen, Kota Semarang.

Handphone Oppo warna biru dan selembar Kartu keluarga (KK).

Korban dievakuasi ke RSUP Kariadi Semarang pukul 19.40.

Selanjutnya polisi menghubungi keluarga sesuai dokumen yang ditemukan tersebut untuk memastikan kebenaran identitas korban. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved