Berita Slawi

Polres Tegal Ungkap Penyebab Meninggalnya Peserta Perang Sarung, Ternyata Dikeroyok

Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa'at, menjelaskan secara rinci mengenai kronologi pengeroyokan yang melibatkan dua orang pelaku.

TribunPantura.com/Desta Leila Kartika
Kapolres Tegal AKBP Arie Syafaat menanyai tersangka saat rilis kasus pengeroyokan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia, di halaman Polres Tegal, Selasa (12/4/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Satreskrim Polres Tegal mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi setelah perang sarung antara dua kelompok remaja Kelurahan Procot dan Kagok yang berlangsung di depan SMPN 3 Slawi Kabupaten Tegal. 

Adapun imbas dari pengeroyokan tersebut, satu korban berinisial CS (16), meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di ruang mawar RSUD dr Soeselo Slawi.

Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa'at, menjelaskan secara rinci mengenai kronologi pengeroyokan yang melibatkan dua orang pelaku.

Diketahui, kedua pelaku ini juga ikut berpartisipasi pada perang sarung masuk dalam kelompok Desa Kagok.

Adapun kedua pelaku bernama Muhammad Asik Amrullah (25), dan Billy Armanda Febrianto (20).

Peristiwa bermula adanya kesepakatan perang sarung antara dua kelompok pemuda dari Kelurahan Procot dan Kagok.

Kemudian kedua kelompok ini, awalnya sepakat untuk melakukan perang sarung pada Sabtu (9/4/2022) sekitar pukul 23.00 WIB. 

Tapi karena banyaknya patroli Polisi yang dilakukan pada jam tersebut, maka perang sarung dibatalkan dan mengatur waktu lagi pada Minggu (10/4/2022) pukul 02.30 WIB berlokasi di depan SMPN 3 Slawi.

Terjadilah perang sarung selama kurang lebih 15 menit, dan setelah selesai kedua kelompok bubar kembali ke rumah masing-masing.

"Setelah selesai, korban CS ini merasa kehilangan atau sarungnya tertinggal di tempat kejadian perkara (TKP)."

"Maka korban kembali untuk mengambil sarung."

"Setelah sampai di TKP, sarung milik korban disimpan atau dikuasai oleh salah satu saksi bernama Azan."

"Lalu terjadi cekcok antara korban dengan Azan yang kemudian dilihat oleh kedua pelaku," ungkap AKBP Arie, dalam pers rilis di halaman Polres Tegal, Selasa (12/4/2022).

Setelah cekcok mengenai sarung, lanjut Kapolres, korban CS memukul bagian kepala belakang Azan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved