Berita Slawi
Libur Lebaran, Penginapan di Area Wisata Guci Tegal Ramai Peminat
Musim libur lebaran tahun 2022 ini menjadi berkah tersendiri warung makan, penyedia wahana permainan, spot foto, cafe, maupun pengusaha penginapan.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m zaenal arifin
TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Musim libur lebaran tahun 2022 ini menjadi berkah tersendiri tidak hanya bagi pengelola wisata saja, tapi juga pengisi yang ada di dalamnya seperti penjual makanan, minuman, warung makan, penyedia wahana permainan, spot foto, cafe, maupun pengusaha penginapan.
Mengingat pada momen lebaran atau Idul Fitri 1443 H kali ini, pemerintah melonggarkan aturan dan memperbolehkan masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman.
Sehingga tidak heran jika jumlah pengunjung pariwisata pun membludak, bahkan sampai menimbulkan antrean kendaraan seperti di objek wisata Pemandian Air Panas Guci dan Purwahamba Indah (Pur'in).
Berkah ramadan, atau tepatnya libur lebaran tahun 2022 juga ikut dirasakan oleh pemilik Wisma Pelangi dan Seroja, Sopan Sofianto, karena penginapan miliknya banyak diminati wisatawan.
Tentu kondisi tersebut sangat berarti dan membahagiakan untuk Sopan maupun rekan-rekan sesama pemilik atau pengelola penginapan, karena dua tahun sebelumnya saat awal pandemi Covid-19 melanda keadaan sangat berbeda.
Kondisi dua tahun sebelumnya saat wisata sempat ditutup untuk menekan angka penularan Covid-19, Sopan bahkan sampai menjual sepeda motor untuk menyambung hidup karena penginapan yang sama sekali kosong tidak ada pemasukan.
Namun ia mengaku bahwa sekarang ini kondisi perekonomian sudah semakin membaik, terutama sejak pariwisata boleh beroperasi meskipun masih terbatas.
"Libur lebaran kali ini pengunjung Guci mengalami peningkatan."
"Sehingga berpengaruh untuk bookingan di villa, wisma, hotel ada kenaikan sekitar 70 persen, sedangkan sisanya 30 persen pengunjung yang pesan langsung di lokasi."
"Tentu hal ini menjadi berkah tersendiri untuk saya dan teman-teman, mengingat awal pandemi kami benar-benar terdampak, sampai harus jual ini dan itu untuk bertahan hidup," ungkap Sopan, Minggu (8/5/2022).
Bahkan Sopan menyebut, jika kondisi saat ini lebih baik atau sedikit normal jika dibandingkan tahun 2020 dan 2021 lalu.
Pelaku usaha seperti kuliner, warung, penjual oleh-oleh, penginapan dan lain-lain mulai membaik, bangkit karena perekonomian khususnya di area wisata tahun ini lebih menonjol.
"Perekonomian di area wisata mulai menggeliat karena tahun ini lebih menonjol banyaknya warga yang mudik."
"Bahkan perbankan pun sudah mulai aktif seperti biasa sebelum adanya pandemi."
"Mengingat sempat mengalami angsuran atau kredit macet karena tidak ada pemasukan," tuturnya.
Sopan menambahkan, terkait harga sewa penginapan miliknya pada momen libur lebaran masih sama di kisaran Rp 700 ribu - Rp 1 juta tipe family room.
Harga menyesuaikan atau bergantung tambahan fasilitas masing-masing penyewa.
"Saya kan ada dua penginapan, semuanya alhamdulillah penuh banyak yang minat."
"Bentuk penginapan satu bangunan rumah dan ada beberapa kamar," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/penginapan-di-dalam-area-objek-wisata-Guci.jpg)