Berita Pekalongan

Video Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan Kembali Ramai Setelah 2 Tahun Lesu

Mudik lebaran tahun ini menjadi berkah bagi pedagang di Pasar Grosir Batik Setono, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: restu dwi r

TRIBUN-PANTURA.COM, PEKALONGAN - Berikut video Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan Kembali Ramai Setelah 2 Tahun Lesu

Mudik lebaran tahun ini menjadi berkah bagi pedagang di Pasar Grosir Batik Setono, Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Pasalnya, selama dua tahun terakhir ini, akibat pandemi Covid-19 dan larangan mudik, pedagang batik di Pasar Grosir Setono bernasib bak diujung tanduk.

Namun, untuk tahun ini transaksi penjualan batik rata-rata yang dibukukan pedagang melonjak empat kali lipat dari biasanya.

"Alhamdulillah, arus mudik dan arus balik tahun ini informasi dari pedagang grosir batik setono terjadi peningkatan tiga sampa empat kali lipat dibandingkan dari hari biasanya. Ya karena ini memang uforia masyarakat untuk mudik."

"Sekarang juga luar biasa, sudah bisa mudik semuanya dan di grosir juga sudah kita bebaskan bukan sampai jam berapapun dan ini memang menjadi berkah untuk mereka semuanya," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid kepada Tribunjateng.com, Selasa (10/5/2022) sore.

Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan menceritakan, memang kemarin ada masukan maupun protes dari pedagang yang infonya pintu tol Pekalongan itu ditutup.

Jadi, masyarakat yang arus mudik maupun balik tidak bisa masuk ke kota Pekalongan.

"Memang ada penutupan karena ada kunjungan dari kementerian, tapi sekarang sudah normal semuanya kok."

"Alhamdulillah mudah-mudahan, bukan hanya batik juga, tempat wisata maupun kuliner juga rata-rata mengalami peningkatan empat kali lipat. Mudah-mudahan ini menjadi berkah Kota Pekalongan dan kebangkitan ekonomi," imbuhnya.

Pihaknya mengungkapkan, selain ada peningkatan di sektor batik saja, melainkan dua sektor lainya yakni wisata dan kuliner juga mengalami hal yang sama.

Kemudian, saat disinggung mengenai faktor apa yang menjadikan ekonomi masyarakat di Kota Pekalongan meningkat, pihaknya mengaku bahwa ekonomi naik dikarenakan adanya mudik lebaran diperbolehkan.

"Beberapa tahun yang lalu karena ada pandemi tidak boleh mudik, tahun ini diperbolehkan. Ditambah antuasias masyarakat sangat luar biasa."

"Bergeraknya ekonomi saat lebaran tahun ini menjadi sinyal menuju pemulihan ekonomi. Di mana laporan yang diterima menyebutkan pertumbuhan ekonomi Kota Pekalongan sudah diangka 5,7 persen dan harapannya akan terus bergerak hingga 7 persen," ungkapnya.

Saat disinggung berapa pemudik yang pulang ke Kota Pekalongan? Pihaknya mengungkapkan, berdasarkan data ada 90 ribu orang yang mudik ke Kota Batik.

"Tapi, kalau lihat pasar Grosir Batik Setono ramai mayoritas bukan orang Kota Pekalongan, itu rata-rata pemudik yang lewat dan mampir," imbuhnya. (Dro)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved