Berita Jateng

Progres Seksi 2 Pembangunan Tol Semarang-Demak Capai 85 %, Ditarget Selesai Tahun Ini

Proyek Tol Semarang-Demak akan melengkapi konektivitas jaringan jalan tol dan ruas utama pada sisi utara Pulau Jawa.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
Gambar udara pembangunan proyek tol Demak. 

TRIBUN-PANTURA.COM, DEMAK - Proyek Tol Semarang-Demak akan melengkapi konektivitas jaringan jalan tol dan ruas utama pada sisi utara Pulau Jawa.

Saat ini, progres pembangunan jalan tol Demak untuk seksi 2 mencapai 85 %.

Hal tersebut di katakan oleh Kepala Humas, PT PP Proyek Jalan Tol Semarang-Demak Paket II, Robby Sumarna, Senin (17/5/2022).

"Kalau pembebasan lahannya sudah 95 %, untuk pembangunan fisiknya mungkin sudah di atas 80 % atau 85 % sepertinya," ucapnya.

Ia menargetkan untuk menyelesaikan tol pada tahun ini.

"Target kita kalau tidak bulan 10-11 pada tahun ini," urainya.

Untuk Seksi 1 Kaligawe-Sayung, pada bulan Juli tahun ini akan dilakukan pembebasan lahan.

"Baru dimulai, bulan Juli ini nanti baru mulai pembebasan lahannya, sekitar Juli-Agustus perkiraan saya," katanya.
 
Terpisah, dilangsir dari website BPJT, kehadiran Jalan Tol yang terintegrasi dengan Tanggul Laut Kota Semarang ini diharapkan setelah rampung akan semakin mendukung pertumbuhan Pusat Ekonomi baru di Provinsi Jawa Tengah.

Bukan hanya itu, Jalan Tol ini juga akan difungsikan sebagai penahan banjir rob, serta mengatasi banjir dan genangan air yang selama ini menjadi permasalahan ibu kota Provinsi Jawa Tengah yang sering terjadi di sekitar Semarang.

Jalan Tol dengan panjang 27 Km ini memiliki dua seksi, yakni Seksi 1 (Semarang/Kaligawe-Sayung) sepanjang 10,69 km porsi pemerintah yang ditargetkan selesai konstruksinya pada tahun 2024 mendatang. 

Sementara untuk Seksi 2 (Sayung-Demak) sepanjang 16,31 Km yang merupakan porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak. 

Selain itu, Jalan Tol Semarang - Demak akan memiliki 2 buah simpang susun (SS), yakni SS Sayung, dan SS Demak.

Konstruksi Jalan Tol Semarang - Demak juga menggunakan produk dalam negeri berupa beton precast yang diproduksi oleh PT WIKA Beton.

Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak terintegrasi tanggul laut dengan struktur timbunan di atas laut juga diperkuat oleh matras bambu setebal 17 lapis. 

Selain sistem matras bambu, penguatan kondisi tanah dilakukan juga dengan cara pemasangan material pengalir vertikal pra-fabrikasi atau PVD serta melaksanakan pembebanan menggunakan material pasir laut yang diambil menggunakan alat Trailing Suction Hopping Dredger atau TSHD. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved