Berita Jateng

Peternak di Demak Keluhkan Penularan Virus PMK Usai Beli Sapi dari Pati

Penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak meresahkan para peternak di Demak.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Rezanda Akbar D
Screening dan penanganan sapi yang terdampak PMK di Bulusari, Kecamatan Sayung, Demak. 

TRIBUNPANTURA.COM, DEMAK - Penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak meresahkan para peternak di Demak.

Hal itu diungkapkan oleh Muhammad Lubis, peternak sapi di Bulusari, Kecamatan Sayung, Demak yang baru saja membeli sapi dari peternak asal Pati.

Pasalnya hanya dalam hitungan hari saja, satu sapi yang ia beli dari Pati langsung menularkan PMK ke seluruh sapi miliknya.

"Awalnya beli sapi dari Pati, terus menularkan ke sapi-sapi yang lainnya," ungkapnya, Senin (30/5/2022).

Meski demikian, sapi yang ia beli awalnya tidak menunjukkan adanya gejala.

"Sapinya biasa saja awalnya, terus lama-lama tidak mau makan, terus keluar air liurnya itu," katanya.

Usai salah satu sapi tersebut berliur, tidak lama sapi-sapi lainnya di dalam kandang terjangkit.

"Terus semua sapi di sini ada 30an sapi terkena, ikut-ikut ga mau makan dan hidungnya berliur," jelasnya.

Usai mengetahui hal tersebut, ia langsung melaporkan kepada Dinas terkait agar dilakukan penanganan.

Dalam pantauan kandang, ada beberapa sapi yang duduk dan susah berdiri. 

Para sapi-sapi tersebut disuntik dengan vitamin, antibiotik sebagai langkah penyembuhan.

Selain itu, kandang juga dilakukan penyemprotan disinfektan oleh petugas dinas yang mengenakan hazmat.

Selain itu hazmat juga dibakar usai digunakan oleh para petugas. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved