Berita Jateng

CVT Sepeda Motor Matik Berisik dan Loyo di Awal, Begini Cara Mengatasinya

Continuously Variable Transmission atau CVT pada sepeda motor matik perlu perawatan agar mesin tetap optimal.

Penulis: budi susanto | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
Pengecekan CVT oleh mekanik dari Astra Motor Jateng. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Continuously Variable Transmission atau CVT pada sepeda motor matik perlu perawatan agar mesin tetap optimal.

Pasalnya CVT pada sepeda motor matik merupakan sebuah sistem transmisi yang bekerja secara otomatis tanpa perpindahan gigi.

Tak jarang pengguna sepeda motor matik mendengar bunyi decitan pada sistem transmisi CVT.

Ataupun akselerasi kendaraan mulai loyo karena usia pemakaian.

Menurut Hery Suryo, Technical Service Manager Astra Motor Jateng, berbagai permasalahan yang dialami pengguna sepeda motor matik, kemungkinan dikarenakan kondisi CVT yang mulai termakan usia.

Baca juga: Jateng Terima 75 Ribu Vaksin PMK, Ganjar: Pekan Ini Disuntikkan Semua

"Jika mendengar decitan pada CVT yang wajib diperiksa adalah drive belt, yang memiliki fungsi sebagai sabuk penghubung untuk meneruskan tenaga mesin menuju roda belakang."

"Jika terdengar decitan berarti drive belt perlu diganti," ucapnya, Senin (27/6/2022).

Dilanjutkan Hery, drive belt yang mulai aus atau retak juga akan mempengaruhi akselerasi sepeda motor.

"Kondisi drive belt bisa dicek, jika ada gorekan atau keretakan berarti harus diganti, karena berdampak pada menurunnya akselerasi," ucapnya.

Baca juga: Lapas Semarang Gagalkan 4 Kali Upaya Penyelundupan Narkoba Dalam 6 Bulan Terakhir

Namun jika suara berisik terdengar di CVT, pengguna sepeda motor matik bisa mengecek kondisi weight roller.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved