Berita Tegal

Video 3 Pengedar Narkoba Online Ditangkap Polres Tegal Kota

Satresnarkoba Polres Tegal Kota berhasil menangkap 3 orang sindikat pengedar ganja.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: restu dwi r

TRIBUN-PANTURA.COM, TEGAL - Berikut video 3 Pengedar Narkoba Online Ditangkap Polres Tegal Kota.

Jajaran satuan reserse narkoba (Satresnarkoba) Polres Tegal Kota berhasil menangkap tiga orang sindikat pengedar narkoba jenis ganja.

Hal tersebut, disampaikan Kapolres Tegal Kota, AKBP Rahmad Hidayat, dalam ungkap kasus di Mapolres, Selasa (12/7/2022). 

Adapun ketiga tersangka berinisial AH, AM, dan CY, berhasil diringkus di dua lokasi berbeda pada 4 Juli 2022 lalu.

Dua orang diantaranya, ditangkap di sebuah rumah kos saat sedang mengemas ganja ke dalam paket siap edar. 

Dari penangkapan tersebut, berhasil diamankan barang bukti 22 paket ganja siap edar dengan berat total 293,24 gram.

"Tim Satresnarkoba berhasil meringkus tersangka berawal dari penangkapan AH pada 4 Juli lalu di Jalan Antaboga, Kelurahan Slerok, Tegal Timur. Kemudian dari AH ini berhasil diamankan barang bukti 21,79 gram ganja, kemudian kami langsung lakukan pengembangan adanya tersangka lain," ungkap AKBP Rahmad, didampingi Kasatresnarkoba Polres Tegal Kota, AKP Slamet Sugiarto, pada Tribunjateng.com.

Sementara untuk kedua tersangka lain yaitu AM dan CY, berhasil ditangkap malam harinya di sebuah rumah kos di Jalan Sikatan, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal.

Dari rumah kos yang dihuni kedua tersangka, lanjut Rahmad, ditemukan barang bukti ganja lainnya.

Barang bukti yang diamankan yakni ganja siap edar dengan berat 29,47 gram, satu paket berisi batang pohon dan irisan daun ganja siap edar seberat 10,48 gram, serta paket besar ganja siap edar dengan total 231,5 gram.

"Total barang bukti dari ketiga tersangka yaitu 22 paket ganja siap edar dengan total berat keseluruhan 293,24 gram. Ketiganya langsung dijebloskan ke sel tahanan Markas Polres Tegal Kota untuk penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Sementara untuk modus penjualan paket narkoba oleh tersangka, dikatakan Kapolres melalui daring di media sosial instagram.

Bahkan dihadapan polisi dan rekan media, tersangka AH mengaku membeli ganja lewat seseorang di Jakarta.

Kemudian ganja dikirimkan melalui jasa ekspedisi, dan selanjutnya ganja dikemas menjadi beberapa paket kecil. Untuk kemudian kembali diedarkan atau dijual secara daring.

"Ketiganya kami jerat dengan pasal 132 junto 114 ayat 1 dan pasal 111 ayat 1 huruf A undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. Sedangkan pidana denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar," pungkasnya. (dta)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved