Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Slawi

Bus Rosalia Indah Terbakar di Jalan Tol Pejagan-Pemalang, Berikut Kronologinya

Bus Rosalia Indah ber plat AD 1604 AU dari Jakarta menuju arah Semarang, mengalami kebakaran saat melintas di jalan Tol Pejagan-Pemalang.

Tayang:
Dokumentasi
Bangkai Bus Rosalia Indah AD 1604 AU dari arah Jakarta menuju Semarang yang terbakar di jalan Tol Pejagan-Pemalang, Minggu (17/7/2022) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Bus Rosalia Indah ber plat kendaraan AD 1604 AU dari Jakarta menuju arah Semarang, mengalami kejadian kebakaran saat melintas di jalan Tol Pejagan-Pemalang, Minggu (17/7/2022) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Adapun lokasi kejadian bus Rosalia Indah terbakar tepatnya di KM 272+100 A, masuk Desa Ketanggungan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal.

Saat dikonfirmasi mengenai peristiwa kebakaran bus, Kepala Cabang Pejagan-Pemalang Toll Road (PPTR), Ian Dwinanto, membenarkan dan memberikan sedikit kronologi kejadian tersebut.

Dikatakan, peristiwa kebakaran diketahui pertama kali oleh pengguna jalan lain yang posisi nya berada di belakang bus Rosalia Indah.

Kemudian pengguna jalan yaitu bus Haryanto menyalip, kemudian memberi informasi ke pengemudi bus Rosalia Indah bahwa ada api di bagian belakang (mesin) busnya. 

Setelah mengetahui informasi tersebut, sopir bus yang bernama Setyo Kartono, langsung menepikan bus yang dikendarai ke tempat yang lebih aman dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

"Setelah berhasil menepi dan semua penumpang termasuk awak bus keluar menyelamatkan diri, api langsung membesar dan mengakibatkan kebakaran diseluruh badan bus," ungkap Ian, Minggu (17/7/2022).

Setelahnya, lanjut Ian, pemadam kebakaran dari Brebes datang ke lokasi kejadian membantu memadamkan api.

Hingga akhirnya api berhasil dipadamkan, dengan posisi bus masih di tepi jalan tol.

Adapun jumlah penumpang bus saat kejadian, menurut informasi sebanyak 30 orang penumpang.

"Petugas kami langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP) saat dapat laporan."

"Kemudian mencatat para saksi dan bukti lain untuk proses penyelidikan lebih lanjut."

"Untuk penyebab kenapa bus sampai terbakar apakah karena mesin rusak, hubungan arus pendek listrik, atau lainnya kami belum dapat informasi lebih lanjut," ujarnya.

Ditanya apakah ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, Ian menuturkan tidak ada korban jiwa baik yang mengalami luka ringan, luka berat, ataupun meninggal dunia.

Sementara untuk kerugian material ditafsir mencapai Rp 200 juta.

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved