Berita Semarang

Aksi Calo Preman di Terboyo Semarang, Warga Brebes Ini Dipaksa Beli Tiket Rp 200 Ribu

Perlakuan tak mengenakan itu ditulisnya di grup Facebook warga Semarang yang memiliki anggota grup ratusan ribu.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
Anggota Kepolisian memberikan pembinaan kepada para penjual tiket dan kru bus di Simpang Terboyo, Genuk, Kota Semarang, Jumat (19/8/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Bondan, warga Brebes, mendapatkan pengalaman tak mengenakan ketika di Kota Semarang.

Pengalaman tersebut diperolehnya saat berada di Simpang Terboyo.

Ia kena tampol hingga dicekik lehernya oleh para calo preman di lokasi tersebut.

Perlakuan tak mengenakan itu ditulisnya di grup Facebook warga Semarang yang memiliki anggota grup ratusan ribu.

"Kejadian sebenarnya agak lama , sekira awal bulan April 2022, tapi baru saya tulis pengalaman tersebut di grup Facebook Semarang dengan harapan ada tindakan dari Polisi," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (19/8/2022).

Ia mengaku, kejadian itu ketika hendak menempuh perjalanan berangkat kerja ke Juwana, Pati.

Ia hendak bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK).

Sewaktu menunggu bus jurusan tujuannya, ia didatangi oleh tiga orang calo tiket yang memaksanya untuk membeli tiket seharga Rp 200 ribu.

Sontak ia menolak mentah-mentah lantaran harga normal tiket hanya Rp 95 ribu.

"Aku bilang ke mereka, kamu calo ya? Mereka langsung marah kemudian menampar satu kali lalu mencekik leher sambil mengancam jangan macam-macam di daerah sini (Terboyo)," ujarnya.

Ia tak bisa berbuat banyak sebab takut urusan akan panjang. 

Apalagi ia seorang diri di lokasi tersebut.

Ia pun ketika itu harus membayar tiket tersebut dengan harga Rp 200 ribu.

"Saya ga sempat lapor polisi lha wong dikejar waktu. Mau kerja, kalau lapor polisi kan pasti ditanya-tanya dulu padahal saat itu sudah mepet waktunya," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved