Liga 2 2022

Pemain dan Official Persekat Tegal Didaftarkan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Ini Manfaatnya

Pemain dan official Persekat Tegal, didaftarkan sebagai peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan Bpjamsostek.

Dokumentasi
Penyerahan kartu BPJS ketenagakerjaan secara simbolis kepada perwakilan tim dan pelatih Persekat Tegal, disela-sela tim melaksanakan sesi latihan di Stadion Trisanja, Slawi, Selasa (6/9/2022) kemarin. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Sebanyak 42 pemain dan official Persekat Tegal, didaftarkan sebagai peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan Bpjamsostek, untuk memberikan jaminan atas risiko dialami selama bekerja. 

Keikutsertaan pemain Persekat menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan, ditandai dengan penyerahan kartu BPJS ketenagakerjaan disela-sela tim melaksanakan sesi latihan di Stadion Trisanja Slawi, Selasa (6/9/2022) kemarin. 

"Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut, diharapkan para pemain Persekat Tegal bisa bermain secara penuh karena risiko kerja sudah dijamin oleh Bpjamsostek," ujar official tim Persekat Tegal, Widi.

Baca juga: Gubernur Ganjar Mengaku Senang Saat Tinjau Proyek Tanggul Laut di Pekalongan, Ini Alasannya

Widi mengungkapkan, terkait pendaftaran tim Persekat Tegal sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan sesuai kontrak dengan manajemen, yakni selama musim kompetisi Liga 2 2022/2023 berlangsung. 

Kepala Kantor Bpjamsostek Tegal, Mulyono Adi Nugroho, mengatakan pihaknya melihat perkembangan dunia olahraga di Indonesia menjadi sebuah profesi yang menjanjikan.

Maka dari itu, Mulyono mendorong para pemain sepakbola profesional untuk berprestasi.

Baca juga: Ini Profil, Spesifikasi dan Fitur Pesawat TNI AL yang Jatuh di Selat Madura, Buatan Amerika Serikat

Di sisi lain, mereka juga berhak untuk mendapat perlindungan dari berbagai program Bpjamsostek. 

"Sebanyak 42 pemain dan official tim Persekat telah terdaftar menjadi peserta Bpjamsostek. Adapun program jaminan sosial ketenagakerjaan yang diikuti, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM)," jelas Mulyono. 

Dikatakan Mulyono, melalui keikutsertaan pada program jaminan sosial ketenagakerjaan tentunya para pemain Persekat lebih tenang, sehingga dapat menjalani latihan dan pertandingan dengan maksimal tanpa beban.

Baca juga: Ketua DPC PPP Kudus Sebut Pencopotan Suharso Monoarfa Sudah Sesuai AD/ART Partai

Hal tersebut, tentu menjadi bekal baik untuk Persekat Tegal supaya bisa berprestasi di Liga 2 yang sedang berlangsung saat ini. 

"Sehingga segala risiko dari aktivitas mereka sebagai atlet, kini sudah terlindungi oleh program jaminan sosial yang diselenggarakan oleh Bpjamsostek," katanya. 

Adapun lingkup perlindungan yang diperoleh, mulai dari perjalanan berangkat dari rumah, saat berlatih atau bertanding, dan perjalanan kembali ke rumah.

Baca juga: Satresnarkoba Polres Tegal Kota Berhasil Bekuk Pengedar Narkoba, Ini Barang Bukti yang Disita

Sedangkan manfaat yang diperoleh, di antaranya perawatan tanpa batas hingga sembuh, bagi peserta yang mengalami kecelakaan kerja sesuai indikasi medis.

"Bahkan ketika pekerja masih dalam masa pemulihan, peserta yang tidak bisa bekerja sementara waktu juga berhak mendapat santunan dari kami. Jika ada yang meninggal dunia, santunan yang diberikan kepada ahli waris sebesar Rp 42 juta," tutup Mulyono. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved