Berita Brebes

BI Tegal Bagikan 450 Paket Sembako ke Warga Brebes Terdampak Pandemi Covid-19

Serah terima bantuan dilakukan secara simbolis oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Dody Nugraha, kepada Bupati Brebes, Idza Priyanti.

Dokumentasi
Penyerahan bantuan 450 paket sembako secara simbolis kepada warga Kabupaten Brebes yang terdampak pandemi Covid-19, berlokasi di Pendopo Pemkab Brebes, Senin (19/9/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, BREBES - Sebanyak 450 paket sembako dibagikan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal, melalui program sosial Bank Indonesia (PSBI) kepada warga Kabupaten Brebes yang terdampak pandemi Covid-19. 

Adapun serah terima bantuan dilakukan secara simbolis oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Dody Nugraha, kepada Bupati Brebes, Idza Priyanti, di Pendopo Pemkab Brebes, Senin (19/9/2022). 

Dody mengatakan, pandemi Covid-19 sampai saat ini masih melanda bumi pertiwi, dan memberikan dampak yang signifikan bagi tatanan kehidupan dan perekonomian di Indonesia.

Terlebih pasca kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu, dimana harga kebutuhan pokok cenderung akan meningkat. 

Sehingga kegiatan sosial semacam ini, diharapakan dapat meringankan beban masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. 

"Bantuan yang kami berikan sejumlah 450 paket sembako, dengan nominal Rp 93,8 juta yang akan dibagikan menjadi dua tahap."

"Yaitu tahap pertama di Pendopo Kabupaten Brebes dan kedua pada Selasa (20/9/2022) besok di Bumiayu," jelas Dody Nugraha, Senin (19/9/2022). 

Pada kesempatan yang sama, Dody  berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat, utamanya bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19. 

Sementara kepada masyarakat penerima bantuan, Dody juga berharap mudahan-mudahan apa yang diberikan dapat membantu meringankan beban meski tidak seberapa. 

Masyarakat juga diimbau untuk senantiasa mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan, dimanapun, kapanpun, dan jangan lupa vaksin Covid-19 sampai dosis tiga atau booster. 

Mengingat semuanya adalah garda terdepan dalam upaya penanganan penyebaran Covid-19. 

"Meski beban pemenuhan kebutuhan sehari-hari semakin menghimpit, tapi sebaliknya kita tidak boleh hilang harapan. Terus berusaha dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa," tutup Dody. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved