Berita Jateng

Dapati Kepulan Asap saat Melintas di Tol Bawen-Ungaran, Ganjar Langsung Turun dari Mobil Lakukan Ini

Mobil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung menepi saat melintas di Tol Bawen-Ungaran karena mendapati kepulan asap yang menganggu perjalanan.

Penulis: hermawan Endra | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
Mobil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung menepi saat melintas di Tol Bawen-Ungaran karena mendapati kepulan asap yang menganggu perjalanan, Senin (19/9/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Mobil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung menepi saat melintas di Tol Bawen-Ungaran karena mendapati kepulan asap yang menganggu perjalanan.

Ganjar pun langsung turun untuk memadamkan api yang berasal dari bakaran rumput.

Pembakaran sampah maupun sisa pertanian dari lahan dekat dengan jalan tol sangat membahayakan pengemudi.

Sebelumnya, di Tol Pejagan-Pemalang telah terjadi kecelakaan beruntun yang diakibatkan kepulan asap yang menghalangi pandangan pengemudi.

Bahkan kejadian tersebut telah menelan satu korban jiwa.

Baca juga: Pemkot Pekalongan Bakal Gelar Teatrikal Pertempuran 3 Oktober, Catat Waktu dan Lokasinya

Untuk itu, orang nomor satu di Jawa Tengah itu langsung reaktif saat melihat asap yang menghalangi perjalanan dinasnya dari Klaten, saat itu.

Ia menegur sejumlah orang yang berada di lokasi, dan meminta untuk memadamkan api tersebut.

"Tadi saya sudah komunikasi dengan teman Bupati/Walikota dimana daerahnya dilewati tol, hentikan dekati warga untuk tidak boleh membakar jerami atau sejenisnya. Karena ini yang menjadi persoalan," ujarnya, Senin (19/9/2022).

Baca juga: Pembelian Solar Dibatasi, Ini Tanggapan Ketua Organda Jepara

Selain itu, Ganjar juga sudah memerintahkan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah untuk turun dan bekerjasama dengan pengelola tol serta kepolisian.

Hal itu untuk mengecek titik-titik potensi adanya pembakaran.

"Agar mengecek titik-titiknya di mana kalau perlu dalam kondisi hasil panen mulai selesai sekarang, dan tanahnya mau diolah biasanya secara tradisional mereka membakar. Ini bisa dicek," tuturnya.

Ganjar juga pengawasan dilakukan secara detil. Bahkan jika perlu menggunakan drone.

Baca juga: Berikut Detik-detik Hilangnya PNS Bapenda Kota Semarang Iwan Budi Sampai Ditemukan Tewas Terbakar

"Mungkin butuh drone untuk mengecek bisa tahu titik apinya dimana hentikan dan edukasi masyarakat. Dan, kalau tidak bisa membahayakan seperti kemarin," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved