Breaking News:

Berita Pekalongan

Polres Pekalongan Realisasikan TO Hasil Operasi Sikat Candi 2022

Selama tahun 2022, Polres Pekalongan berhasil merealisasikan target operasi (TO) yang dibebankan jajarannya sebanyak 2 target.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Indra Dwi Purnomo
Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria saat memaparkan kasus yang berhasil diungkap oleh anggotanya. 

TRIBUNPANTURA.COM, KAJEN - Selama tahun 2022, Polres Pekalongan berhasil merealisasikan target operasi (TO) yang dibebankan jajarannya sebanyak 2 target.

Dua target itu sudah bisa dilaksanakan dengan baik, bahkan jajaran Polres Pekalongan bisa mengungkap dua kasus non target operasi (NTO).

''Dari empat tindak kejahatan yang semuanya kasus sepeda motor, kami menangkap sebanyak empat tersangka dan dua barang bukti motor. 200 persen kami sudah realisasikan."

"Semua barang bukti ini, akan dikembalikan lagi ke pemiliknya,'' kata Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria usai press release ekspose hasil sikat jaran candi 2022 di wilayah eks Karesidenan Pekalongan yang digelar di Mapolres Pekalongan, Senin (26/9/2022).

Pihaknya menjelaskan, untuk ungkap kasus curanmor di wilayah hukumnya, peristiwanya terjadi di tahun 2021-2022.

Meski kejadian kejahatannya berlangsung sekitar setahun lamanya, namun anggotanya tetap berusaha mengungkap dan menangkap pelakunya.

"Seperti kejadian yang ada di Kecamatan Wonopringgo, anggota kami bisa mengungkapnya dan menangkap serta mengamankan barang bukti satu sepeda motor," jelasnya.

Agar kasus tindak kejahatan, khususnya pencurian motor, pihaknya mengimbau kepada masyarakat diminta untuk selalu berhati hati.

Sebab, niat untuk melakukan kejahatan lantaran ada kesempatan sehingga hal ini harus diwaspadai.

"Makanya meski diparkir di rumah, harus menjaga keamanan, seperti kendaraan tetap dikunci."

''Biasanya yang sering melakukan hal ini ibu-ibu. Karena terburu buru, akhirnya tidak memikirkan keselamatan kendaraannya dan tidak dikunci stang,'' imbuhnya.

Selain itu juga, surat-surat kendaraan jangan disimpan di dalam jok motor. Sebab, jika sampai motor itu dicuri maka bisa disalahgunakan oleh pelakunya.

Sementara itu, korban pencurian motor, Dian Putri (25) asal Kecamatan Wonopringgo sangat bersyukur lantaran motornya ditemukan.

Pencurian di rumahnya terjadi tahun 2021, pada malam hari dan setelah kejadian dirinya sudah pasrah. Namun ternyata, meski sudah cukup lama melaporkan kasus tersebut anggota Polres Pekalongan terus berusaha mengungkap kasus pencurian tersebut.

''Terimakasih kepada bapak-bapak polisi yang menangkap pelaku dan mengembalikan motor saya,'' katanya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved