Berita Pekalongan

Polisi Periksa 18 Orang Saksi Terkait Kasus Teror Penembakan di Pekalongan

Polisi sudah memeriksa 18 orang saksi mengenai kasus teror penembakan di Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Indra Dwi Purnomo
Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria. 

TRIBUN-PANTURA.COM, KAJEN - Polisi sudah memeriksa 18 orang saksi mengenai kasus teror penembakan di Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria usai peresmian klinik pratama Polres Pekalongan, Kamis (29/9/2022).

"Hari ini 18 orang saksi telah kita lakukan pemeriksaan. Baik saksi yang mengalami, saksi yang mendengar, dan juga yang melihat."

"Tentunya yang melihat, kita juga ada kurang lebih 8 orang yang saat itu berada di sekitar lokasi," ungkap Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria.

Baca juga: Mulai Awal Oktober, Pemberi Uang ke Pengemis di Jalanan Kota Semarang Akan Dikenai Denda Rp 1 Juta

Bahkan, yang mengalami pun sebagai pelapor, juga sudah lakukan pemeriksaan.

Saat disinggung mengenai apakah teror penembakan tersebut menggunakan senjata api, pihaknya menunggu hasil dari laboratorium forensik Polda Jateng.

"Polda Jateng sudah menurunkan tim baik Jatanras Polda dari Krimsus Polda dan juga dari Bitlabfor Polda Jateng. Jadi semuanya, kita nanti akan terbuka dengan hasil riil yang ditemukan oleh Labfor, baru akan kita sampaikan hasilnya," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, mobil yang ditumpangi oleh rombongan ormas Forum Pekalongan Bangkit (FPB), diteror oleh orang yang tidak dikenal.

Baca juga: Polres Tegal Dapat Bantuan 2 Ton Beras dari Polda Jateng, Sasar Warga Terdampak Kenaikan BBM

Aksi teror dilakukan orang yang tidak dikenal dengan melakukan penembakan pada salah satu mobilnya.

Aksi penembakan mobil tersebut terjadi di depan rumah Ketua FPB M Subekhi yang berada di Perumahan Wisma Pratama Asri, Desa Sambiroto, Kecamatan Kajen, pada Jumat malam (23/9/2022) lalu.

Namun oleh M Subekhi baru dilaporkan ke Polres Pekalongan, pada Sabtu (24/9/2022).

Ketua FPB M Subekhi saat ditemui, Kamis (29/9/2022) di rumahnya menceritakan, peristiwa tersebut terjadi saat rombongan dua mobil sampai di depan rumahnya, usai pulang beli makan di Pemalang sekitar pukul 22.20 WIB.

Baca juga: Warga Batang yang Punya Hewan Peliharaan Bisa Ikuti Vaksinasi Rabies Gratis, Ini Syaratnya

"Saya berangkat dari Kajen itu 3 orang makan di Pemalang. Setelah selesai makan, pulangnya dianter teman-teman Pemalang."

"Ada enam orang dengan dua unit mobil, yakni HRV dan Xenia. Saya naik mobil HRV tiga orang. Tiga lagi naik Xenia. Sampai di depan rumah membuka pintu pagar."

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved