Berita Jateng
Bupati Belitung Studi Banding Pengembangan Wisata Kepulauan di Jepara
Bupati Belitung Sahandi Saleh dan Forkompimda Belitung berkunjung ke Kabupaten Jepars, Kamis, 20 Oktober 2022.
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA.COM, JEPARA - Bupati Belitung Sahandi Saleh dan Forkompimda Belitung berkunjung ke Kabupaten Jepars, Kamis, 20 Oktober 2022.
Kedatangan mereka disambut Sekda Jepara Edy Sujatmikondi Pendopo RA Kartini.
Dalam kesempatan itu, Sahani Saleh mengatakan kunjungan kerjanya kali ini dalam rangka studi tiru pembangunan daerah terkait tata kelola dan perencanaan serta memaksimalkan potensi kepariwisataan di Jepara.
"Kami tertarik pengembangan potensi daerah kepulauan, tentang tata kelola dan perencanaan pembangunan terkait potensi pariwisata yang ada di Jepara," kata Sahani Saleh menyampaikan maksud kunjungan ke Kota Ukir.
Menanggapi hal itu, Sekertaris Edy Sujatmiko memberikan gambaran secara umum tentang Kabupaten Jepara.
Edy menjelaskan, Kabupaten Jepara terdiri atas 16 kecamatan yang dibagi lagi menjadi 184 desa dan 11 Kelurahan. Secara topografi, Kabupaten Jepara dapat dibagi dalam empat wilayah yaitu wilayah pantai di bagian pesisir barat dan utara, wilayah dataran rendah di bagian tengah dan selatan, wilayah pegunungan di bagian timur yang merupakan lereng barat dari gunung muria.
"Wilayah perairan atau kepulauan di bagian utara merupakan serangkaian Kepulauan Karimunjawa. Dua pulau terbesarnya adalah Pulau Karimunjawa dan Pulau Kemujan,"katanya.
Edy menerangkan bahwa warga Jepara memang memiliki keunikan tersendiri dalam mengolah bahan baku. Terbukti, dari industri mebel, mampu menyumbang devisa sebesar Rp 2,2 triliun.
“Yang ekspor kurang lebih ada sekitar 200 (orang) pengrajin, dengan tujuan lebih dari 165 negara,” terangnya.
Selain itu, lanjut Edy, hampir semua desa menjadi sentra penghasil produk khas.
Di antaranya, Desa Mulyoharjo dengan kerajinan patung, Desa Nalumsari ada gebyok, Desa Senenan dengan ukir relief tiga dimensi, hingga Desa Kriyan dengan kerajinan monel.
Ada pula pengrajin kain tenun di Desa Troso, batik di Kelurahan Panggang, dan sentra roti di Bugo.
Sementara untuk pariwisata, Edy menambahkan, Kabupaten Jepara mempunya garis pantai sepanjang 83 kilometer yang mana memiliki pesona alam yang berbeda - beda serta daerah pegunungan menawan dan kepulauan yang eksotik.
"Jepara mempunyai banyak destinasi lengkap. Mulai dari yang ada di darat, pegunungan, pantai, dan kepulauan yang menawarkan pesona alamnya yang indah untuk dinikmati,"
Selain itu, Pemkab Jepara juga telah mengembangkan beberapa produksi hasil pertanian sebagai upaya menciptakan kemandirian dan ketahan pangan di tengah isu global resesi ekonomi dan konflik peperangan Rusia dengan Ukriana yang mengancam statbilitas ekonomi.
"Silahkan mengunjungi sentra industri dan pusat oleh-oleh di Jepara. Kami berharap ini menjadi hubungan yang baik antara Pemerintah Kabupaten Jepara dan Kabupaten Belitung," kata Edy Sujatmiko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Sekda-Jepara-Edy-Sujatmiko-menerima-kedatangan-Bu.jpg)