Berita Jateng
Abdul Muiz Minta Polisi Ungkap Penyebab Kematian Istrinya
Abdul Muiz menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Jepara, Sabtu, (29/10/2022). Ia memberikan keterangan kepada pihak
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA.COM, JEPARA - Abdul Muiz menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Jepara, Sabtu, (29/10/2022).
Ia memberikan keterangan kepada pihak kepolisian setelah istrinya ditemukan tak bernyawa di dalam tas laundry di perkebunan, Dukuh Sawahan, Desa Kepuk, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jumat (28/10/2022).
Ia mulai menjalani pemeriksaan sekira pukul 09.00 WIB dan selesa sekira pukul 12.00 WIB. Ia berharap polisi bisa mengungkap penyebab kematian istrinya.
Saat ditemui tribunmuria.com, dia mengaku dimintai keterangan ihwal identitas terakhir yang dipakai istrinya sebelum pergi meninggalkan rumah.
Dia menceritakan, istrinya terakhir kali meninggalkan rumah pada Minggu (23/10/2022) lalu.
Sebenarnya istrinya pergi dari rumah sebanyak dua kali pada hari itu. Pada pagi hari almarhum meninggalkan rumah, kemudian tak lama berselang pulang lagi.
Lalu sekira Ashar, istrinya pamit pergi. Ia mengenakan helm, sepeda motor Vario putih, dan mengenakan celana jins berkelir hitam serta sweater kuning.
Itu terakhir kalinya Abdul Muiz melihat istrinya.
“Dia hanya pamit pergi. Tidak bilang mau ke mana atau ketemu siapa,” kata Abdul Muiz mengungkapkan.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa istrinya baru sekira sepekan berada di rumah. Sebelumnya, selama dua tahun istrinya menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Singapura.
Saat berada di rumah, kata dia, istrinya memang kerap pergi pada sore hari dan pulang sehabis Magrib.
Dia mengira istrinya sedang melepaskan penat atau bermain dengan teman-temannya karena sudah lama tidak pulang ke rumah.
Namun saat Minggu (23/10/2022) sore, istrinya pergi dan tak kunjung pulang seperti jam-jam biasanya. Ditambah nomor teleponnya tidak aktif, keluarga mulai cemas.
Pihak keluarga mencari ke sejumlah teman dekat yang biasanya bergaul dengan Krisnawati.
Namun hasil pencarian itu berakhir nihil.
Pihak keluarga kemudian melapor ke polisi dan mengumumkan kehilangan Krisnawati di media sosial facebook.
Upaya itu juga tak membuahkan hasil sebelum ada berita penemuan mayat di Desa Kepuk, Kecamatan Bangsri.
Setelah ia mengecek sendiri kondisi mayat itu di ruang pemulasaran RSUD RA Kartini, ia yakin bahwa itu istrinya.
“Saya tak menyangka,” tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/mayat-di-dalam-tas.jpg)