Berita Batang

Tak Puas Penanganan Salinan AJB, Pengusaha Properti di Batang akan Lapor ke Kanwil Jateng

Pengusaha Properti di Batang, Karnoto terus menuntut permintaan salinan Akta Jual Beli (AJB) kepada oknum notaris berinisial PS

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/Dina Indriani
Plt Kepala Seksi, Penetapan dan Pendaftaran Hak (PHP), BPN Batang, Bambang Widodo. 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Pengusaha Properti di Batang, Karnoto terus menuntut permintaan salinan Akta Jual Beli (AJB) kepada oknum notaris berinisial PS yang sudah sejak 2019 tak kunjung diberikan.


Langkah demi langkah ditempuh Karnoto untuk bisa mendapatkan haknya.


Ia telah mengadukan hal itu ke kantor Badan Pertanahan (BPN) Batang, permasalahan itu pun ditangani oleh Majelis Pembina dan Pengawas PPAT Daerah (MPPD) Batang.


Satu pertemuan dengan MPPD Batang telah dilakukan pada Selasa (22/11/2022), dengan agenda klarifikasi terhadap aduan Karnoto dengan hasil lanjutan dirapatkan secara internal.


Merasa tidak puas dengan penanganan  permintaan salinan AJB yang lambat, Karnoto akan melaporkan pengaduan itu ke Kanwil ATR/BPN Prov Jateng bahkan hingga Kementrian ATR/BPN.


"Setelah pertemuan terakhir dengan agenda klarifikasi pengaduan yang saya ajukan, katanya mau rapat internal MPPD yang harusnya hari ini sudah ada putusan hasil rapat, ya saya terus terang tidak puas karena ternyata belum ada hasil apapun," tutur Karnoto kepada Tribunjateng.com, Selasa (29/10/2022).


Lebih lanjut, Karnoto mengatakan jika penanganan terus melambat ia pun akan melangkah ke jenjang lebih tinggi Kanwil ATR/BPN Prov Jateng hingga Kementerian ATR/BPN.


"Rencananya besok atau lusa akan tanyakan lagi hasil rapat internalnya apa, kalau terus-terusan tidak ada hasil yang memuaskan ya saya langsung ke Prov Jateng atau ke Kementerian ATR/BPN, permintaan saya kan hanya meminta salinan AJB ke notaris PS itu," imbuhnya.


Terpisah, Plt Kepala Seksi, Penetapan dan Pendaftaran Hak (PHP), BPN Batang, Bambang Widodo mengatakan rapat internal baru akan dilakukan besok, Rabu (30/11/2022).


"Kemarin terakhir kan sudah klarifikasi pihak pelapor, lanjutannya rapat internal rencananya hari ini tapi karena ada kepentingan rapat internal MPPD dilakukan besok," tandasnya.


Perlu diketahui, Pengusaha Properti Batang, Karnoto mengajukan aduan permintaan salinan AJB kepada oknum notaris PS yang sudah sejak 2019 tidak kunjung diberikan.


Transaksi jual beli tanah itu dilakukan 2014 hingga 2015.


Ada 17 salinan AJB yang diminta dimana masing-masing bidang tanah tersebut bernilai jual Rp 270 Juta yang berlokasi di Jalan Wahidin Batang, yaitu Taman Alit, dan Perum Putera Bahagia.


Pihaknya juga telah melaporkan hal itu ke Polres Batang dengan dugaan penggelapan salinan AJB yang mana saat ini sedang diproses.

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved