Berita Pati

Angin Puting Beliung Terjang Tayu dan Dukuhseti Pati, Belasan Rumah Rusak dan 2 Warga Luka

Angin puting beliung menerjang wilayah Pati bagian utara. Lima desa di Kecamatan Tayu dan satu desa di Kecamatan Dukuhseti terdampak.

Istimewa
Rumah warga di wilayah Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, roboh usai diterjang angin puting beliung, Rabu (30/11/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, PATI – Angin puting beliung menerjang wilayah Pati bagian utara, Rabu (30/11/2022).

Lima desa di Kecamatan Tayu dan satu desa di Kecamatan Dukuhseti terdampak bencana ini.

Camat Tayu Imam Rifai mengatakan, lima desa di wilayahnya yang mengalami kerusakan ringan, sedang, dan berat akibat terjangan angin ribut ialah Dororejo, Sambiroto, Tayu Wetan, Pundenrejo, dan Bulungan.

Ia juga mengatakan bahwa selain menyebabkan kerusakan sejumlah rumah warga, angin puting beliung juga mengakibatkan dua orang luka-luka tertimpa genting rumah yang jatuh.

Dia menyebut, angin puting beliung terjadi antara pukul 12.30 hingga 13.00. 

Baca juga: Bisa Dicoba, Aplikasi Penghasil Saldo Dana Tercepat dan Terbukti Membayar

Saat itu di wilayah Kecamatan Tayu memang tengah hujan deras.

Tiba-tiba angin berembus kencang dari arah barat ke timur.

“Yang kena di daerah (dukuh) Pule, Desa Pundenrejo terlebih dahulu. Rumah milik Karlan, warga Pule juga ambruk, rata dengan tanah. Saat kejadian korban ada di dalam rumah. Tapi, ketika rumah akan ambruk, dia reflek jongkok. Beruntung tidak sampai tertimpa material bangunan,” kata Imam Rifai.

Selain rumah warga, ada juga balai desa, sekolahan TK dan MI yang juga terdampak di Desa Bulungan.

Baca juga: Spanyol vs Jepang di Piala Dunia 2022, Ini Prediksi Skor, Head to Head dan Susunan Pemain

Imam mengatakan, total kerugian akibat bencana ini masih ia kalkulasi. 

Begitu pula dengan jumlah total bangunan yang rusak maupun korban luka-luka.

Angin puting beliung juga terjadi di wilayah Desa Dumpil, Kecamatan Dukuhseti, yang berbatasan dengan wilayah Tayu.

Kapolsek Dukuhseti Iptu Sukarno mengatakan, angin itu merusak 15 bangunan. 

“Kerusakannya sebagian besar atap genting melorot. Namun ada tembok dapur rumah milik warga bernama Kemat yang roboh. Perkiraan kerugiannya sekitar Rp 6 juta. Korban luka tidak ada,” ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved