Berita Brebes

Identitas 7 Tersangka Pemerasan Keluarga Pelaku Pemerkosaan di Brebes, 3 Orang Ngaku Wartawan

Tujuh tersangka kasus pemerasan dan penipuan terhadap keluarga para pelaku pemerkosaan di Kabupaten Brebes, tidak semuanya oknum LSM. 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA/Fajar Bahruddin Achmad
Polisi menggiring tujuh tersangka oknum LSM dan oknun wartawan yang terlibat kasus pemerasan terhadap keluarga pelaku pemerkosaan ke Rumah Tahanan Polres Brebes, Sabtu (21/1/2023). 

TRIBUNPANTURA.COM, BREBES - Tujuh tersangka kasus pemerasan dan penipuan terhadap keluarga para pelaku pemerkosaan di Kabupaten Brebes, tidak semuanya oknum LSM. 


Ada juga tersangka yang merupakan oknum wartawan.


Mereka memeras keluarga para pelaku hingga rugi puluhan juta rupiah. 


Kasatreskrim Polres Brebes, AKP I Dewa Gede Ditya Khrisnanda mengatakan, ada tujuh tersangka yang saat ini sudah ditahan di rumah tahanan Polres Brebes


Mereka adalah tersangka yang terlibat pemerasan dan penipuan terhadap keluarga pelaku pemerkosaan. 


Oknum LSM yaitu Edi Sucipto (36) dari LSM BPPI, Wardi Supardi (40) dari LSM GMBI, dan Andy Sugiyanto (42) dari Yayasan Buser Indonesia. 


Oknum wartawan yaitu Tashadi (43) dari Selektif News, Abdul Mutholib (42) dari Tipikor Investigasi, dan Udin Zen (38) dari Metro7news. 


Satu tersangka lainnya Bambang Jatmiko (35), mengaku sebagai tukang ojek. 


"Jadi pasca kejadian pemerkosaan, kasus tersebut dimanfaatkan oleh oknum LSM dan oknum media sebanyak tujuh orang," kata AKP Dewa kepada wartawan di Polres Brebes, Sabtu (21/1/2023).


AKP Dewa menjelaskan, modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu dengan meminta surat kuasa kepada keluarga korban. 


Surat kuasa itu mereka gunakan untuk melakukan pemerasan dan menakut-nakuti orang tua para pelaku. 


Semula tersangka meminta uang Rp 200 juta. 


Tetapi para keluarga pelaku pemerkosaan hanya menyanggupi sebanyak Rp 62 juta. 


"Awalnya para tersangka meminta Rp 200 juta, tetapi kesanggupan pihak keluarga pelaku hanya Rp 62 juta. 


Kemudian uang tersebut diserahkan kurang lebih Rp 30 juta kepada keluarga korban," jelasnya.


AKP Dewa mengatakan, Satreskrim Polres Brebes saat ini juga masih memburu dua orang yang diduga ikut terlibat dalam kasus pemerasan. 


Mereka saat ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).


"Kami masih melakukan pengejaran. Kami juga sudah menerbitkan surat DPO dan saat ini tim Resmob Satreskrim Polres Brebes sedang melakukan pengejaran di lapangan," katanya.

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved