Berita Brebes
ForPBes Gelar Workshop Nasional Bahas Cara Cepat ke Tanah Suci
ForPBes merupakan organisasi kepemudaan yang berdiri sejak tahun 2019 dan bernaung di bawah Yayasan Rumah Cinta Brebes.
TRIBUN-PANTURA.COM, BREBES - Forum Pengusaha Muda Brebes (ForPBes) mengadakan Workshop Nasional "Cara Cepat ke Tanah Suci: Semua Bisa Berhaji dan Umroh" di Pendopo Kabupaten Brebes, Rabu (7/5/2025) kemarin.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dan lembaga yang membahas strategi untuk mempercepat keberangkatan ibadah haji dan umroh bagi masyarakat.
ForPBes merupakan organisasi kepemudaan yang berdiri sejak tahun 2019 dan bernaung di bawah Yayasan Rumah Cinta Brebes.
Organisasi ini dibentuk untuk membina dan memberdayakan pemuda-pemudi Brebes agar menjadi pengusaha muda yang tangguh, cerdas, profesional, serta menjadi penggerak perekonomian lokal.
Selain itu, ForPBes juga menjadi wadah silaturahmi dan tukar informasi antar pengusaha muda di 17 kecamatan dan 297 desa di Kabupaten Brebes.
Sekretaris Jenderal ForPBes, Dwi Wulan Novianti, menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis dan motivasi kepada masyarakat terkait peluang untuk bisa berangkat haji dan umroh lebih cepat melalui usaha dan strategi tertentu.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Brebes Mochamad Sodiq, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Brebes Sumarno, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Brebes Caridah dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Brebes Abdul Wahab.
Selain itu, organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan turut diundang, seperti PC Fatayat NU, PC Muslimat NU, PC GP Ansor, PC IPNU IPPNU, PC PMII, PC Pagar Nusa, PCNU Brebes, PD Aisyiyah, PD Pemuda Muhammadiyah, PD Nasyiatul Aisyiyah, Hizbul Wathan, Tapak Suci, IPM, IMM, PD Muhammadiyah Brebes, HMI, GMNI, KPMDB, DPD KNPI, dan Karang Taruna Kabupaten Brebes.
Dalam sambutannya, Kepala Kesbangpol Brebes, Mochamad Sodiq, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyebut bahwa workshop ini memberikan motivasi spiritual kepada masyarakat yang mendambakan ibadah ke Tanah Suci.
Ia juga menegaskan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib bagi yang mampu secara fisik dan finansial.
Salah satu narasumber, Branch Manager Askrida Syariah Jawa Tengah, Jauharie menjelaskan pentingnya asuransi perjalanan dalam ibadah haji dan umroh.
Askrida Syariah, yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri dan dimiliki oleh pemerintah provinsi, memberikan perlindungan terhadap risiko seperti gagal berangkat, kehilangan bagasi, hingga santunan jika terjadi musibah. Ia menekankan pentingnya jemaah untuk tercover asuransi sebelum berangkat.
Sementara itu, VP Commercial Umroh.com, Lia Firdausy, menyampaikan bahwa salah satu cara cepat untuk berangkat umroh adalah melalui pengembangan usaha dan strategi pemasaran yang terencana.
Untuk itu, ia memaparkan lima langkah praktis untuk mempercepat pengembangan usaha tersebut guna mempercepat keberangkatan ke Tanah Suci.
Lima strategi itu yakni personal branding, mendistribusikan ulang konten (repost), konsistensi dalam usaha dan promosi, memotivasi diri untuk terus berusaha dan aktif dalam komunitas sosial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Workshop-cara-naik-haji.jpg)