Kamis, 14 Mei 2026

Berita Kendal

Wawancara Khusus dengan Bupati Kendal: di Manapun Berada Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Gejolak tahun politik sepertinya sudah mulai terasa, isu-isu mengenai calon pemimpin pun santer terdengar.

Tayang:
Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
Bupati Kendal, Dico Mahtado Ganinduto. 

Program dusun tersebut yaitu memberikan Rp 100 hingga Rp 300 Juta per duau yang diberikan setiap tahunnya dengan total dusun se-Kabupaten Kendal berjumlah 1.137 dusun.

"Program dana dusun ini adalah program dari rakyat untuk rakyat, jadi aspirasinya dari dusun apa yang menjadi prioritas tentunya tidak boleh keluar dari koridor yang sudah kita tetapkan yaitu infrastruktur, pemulihan ekonomi, UMKM dan lain sebagainya melalui proposal yang diajukan, jadi ini tentunya juga meningkatkan pemulihan ekonomi yang ada di tingkatan dusun," terangnya.

Dari sisi pariwisata, Dico menyebut salah satu investor melirik Kabupaten Kendal untuk membangun sirkuit setara internasional lantaran memilik potensi secara geografis dengan akses yang mudah.

"Masih berproses mungkin masih panjang, tapi memang beberapa lahan kita sudah siapkan mudah-mudah coxok, sekarang sedang cek secara teknis, tatanannya dan lain sebagainya, kalau cocok tahun ini bisa segera realisasi karena saya pengennya kalau ada investor harus kita kasih kemudahan harus cepat," ujarnya.

Menurutnya masyarakat juga akan menyambut baik dengan kehadiran sirkuit di Kendal, karena bisa melahirkan bibit-bibit atlet tidak hanya Kendal tetali juga Jateng.

Dico pun menyadari bahwa pariwisata memiliki efek multiplayer yang sangat besar mulai dari lapangan pekerjaan, umkm, masyarakat, pembangunan, sehingga pariwisata juga menjadi salah satu fokus.

Apalagi Kendal memiliki kawasan industri sebesar 5 ribu hektar, kawasan industri ini harus memiliki multiplayer efek terhadap sektor lainnya, dan fokus pariwisata ini menjadi sektor domino terhadap pembangunan industri yang ada di Kendal 

"Kendal memiliki garis pantai terpanjang di Jateng, dengan 7 kecamatan di daerah pegunungan yang sangat kaya dengan alam, memiliki curug tertinggi di Jateng namanya Curugsewu, jadi potensinya ini sudah cukup bagus sekali," ujarnya.

Dengan mensinergikan wisata yang dikelola oleh pemerintah, desa dan swasta juga berbagai perbaikan fasilitas dan infrastruktur kunjungan wisata di Kabupaten Kendal pada 2022 meroket yaitu mencapai 1,6 Juta pengunjung.

Yang mana pada 2018 terdapat 1,1 kunjungan, 2019 dampak pandemi turun di angka 400 ribu, 2020 hingga 2021 400 ribuan.

"Pariwisata menjadi fokus kita sehingga, saat pandemi kemarin semua wisata bertahan bahkan tumbuh," ujarnya.

Tidak hanya wisata angka stunting di Kabupaten Kendal juga dapat ditekan dengan baik yaitu yang mana saat ini diangka 7 persen.

Dico juga mempunyai program Kendal smart city yang mana menyiapkan masyarakat bisa menghadapi society 5.0.

Dari lini pemerintah, saat ini Pemkab Kendal telah memiliki Command Center, yang dapat menampilkan semua data yang terpusat dari seluruh OPD yang dikelola oleh Diskominfo.

Dico juga membuka kanal kepada masyarakat melalui whatsapp dan sosial medianya untuk menampung kritik,saran dan masukan melalui Dicomendengar dan Kendalhadir selain agar lebih dekat dengan masyarakat juga melibatkan masyarakat ikut membangun Kendal.

Mendekati tahun politik, Dico berpesan masyarakat untuk bisa ikut berpartisipasi memilih pemimpin dan jangan sampai ada upaya memecah belah bangsa negara.

"Fokusnya membangun bangsa negara, demokrasi ini harus dimanfaatkan untuk memilih pemimpin yang terbaik," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved