Jateng Dikepung Banjir

Intensitas Hujan Tinggi, Beberapa Wilayah di Kabupaten Tegal Terdampak Banjir

Intensitas hujan yang tinggi, mengakibatkan beberapa wilayah di Kabupaten Tegal terdampak banjir bahkan sudah lebih dari sekali terjadi.

Tribunpantura.com/Desta Leila Kartika
Banjir merendam jalan utama Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah akibat hujan berintensitas tinggi sejak beberapa hari terakhir, Kamis (2/3/2023). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini, mengakibatkan beberapa wilayah di Kabupaten Tegal terdampak banjir bahkan sudah lebih dari sekali terjadi.

Sesuai data yang dihimpun dari lapangan, banjir di wilayah Kabupaten Tegal khususnya tahun 2023 ini sudah terjadi beberapa kali.

Tepatnya pada awal Januari sekitar tanggal 5, kemudian masih di bulan yang sama tapi di akhir yaitu tanggal 27, kemudian kembali terjadi pada 2 Februari 2023 ini.

Itu pun banjir yang dalam kategori besar atau berdampak pada akses jalan desa, area persawahan, dan masuk rumah warga.

Sesuai data yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal per Kamis (2/3/2023) pagi, setidaknya ada 12 desa yang terdampak banjir tersebar di wilayah Kecamatan Adiwerna, Dukuhturi, Suradadi, dan Talang.

Kepala Pelaksana Harian (Kalak) BPBD Kabupaten Tegal, Elliya Hidayah, menuturkan pihaknya dibantu satgas dan relawan langsung bergerak ke lokasi terdampak banjir untuk memberikan pertolongan.

Selain itu, BPBD Kabupaten Tegal juga mendistribusikan bantuan logistik berupa sembako, peralatan tidur, mandi, dan lain-lain.

Bahkan untuk saat ini, satgas penanggulangan bencana juga mendirikan dapur umum di posko pengungsian balai desa Tembok Banjaran.

"Kami juga sudah melakukan pendataan ke lokasi yang terdampak banjir. Ya banjir kali ini terjadi karena hujan deras disertai angin dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Tegal pada Rabu (1/3/2023) sore sampai malam hari. Imbasnya, air meluap di beberapa titik dan mengakibatkan banjir," papar Elliya.

Adapun data sementara wilayah yang terdampak banjir pada Kamis (2/3/2023), yaitu Desa Harjosari RT 16 dan RT 23.

Kemudian Desa Pagedangan, Kecamatan Adiwerna, Desa Lawatan RT 06/RW 02, Kecamatan Dukuhturi ada 105 KK dan 315 jiwa.

Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna, Desa Ujungrusi, RT 15 dan RT 17, Desa Sidapurna, Kecamatan Dukuhturi, Desa Sidakaton RT 01,02,03 RW 12, Kecamatan Dukuhturi.

Kemudian Desa Tembok, Kecamatan Adiwerna ada 128 KK yang terdampak.

Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Desa Tembok Banjaran yang terdampak di RT 03, 04, 05, 06, 07, 09, 11, 13, 15, 16, 18 dan 19, Kecamatan Adiwerna, sebanyak 392 KK dan 1.176 jiwa.

Desa Wangandawa, Kecamatan Talang, RT 21,22, RW 05 dengan jumlah warga terdampak banjir 50 jiwa. Kemudian di RT 12, 13 RW 03 yang terdampak banjir ada 30 jiwa.

Terakhir di Desa Pesarean yang terdampak banjir di RT 22-27, RW 06, Kecamatan Adiwerna. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved