Berita Batang

Baru 90 Desa dari 248 Desa dan Kelurahan di Batang yang Bebas BAB Sembarangan, Ini Respons Pj Bupati

Di Kabupaten Batang sendiri baru 90 desa dan kelurahan yang sudah ODF dari total 248 desa dan kelurahan yang ada.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
Tribunpantura.com/Dina Indriani
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki memberikan arahan saat rapat koordinasi pertemuan penguatan komitmen ODF di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (25/5/2023). 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki menekankan bahwa Kabupaten Batang harus Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan pada 2023.

Di Kabupaten Batang sendiri baru 90 desa/kelurahan dari 248 desa/kelurahan yang sudah ODF.

Pemkab Batang menerapkan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) untuk mewujudkan ODF 2023.

"Kami menekankan pada 2023 ini untuk ODF di Kabupaten Batang, dan ini menjadi salah satu prioritas yang harus ditindaklanjuti segera, karena ini program nasional,” tutur Lani usai rapat koordinasi pertemuan penguatan komitmen ODF di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (25/5/2023).

Lani pun menargetkan September 2023 Kabupaten Batang sudah harus sudah ODF.

"Makanya, penekanan ODF menjadi serius yang harus dituntaskan apalagi kabupaten dan kota lain bisa kenapa kita tidak bisa, untuk itu kepada seluruh camat dan kepala puskesmas Kabupaten Batang harus benar-benar serius mengawasi dan harus turun ke lapangan,” tegasnya.

Lani menyebut secara teknis ODF akan dilakukan dengan cara gotong royong bersama seluruh pihak dengan penggunaan Dana Desa, APBD dan dari CSR untuk bersinergi ODF di Kabupaten Batang.

“Seluruh stakeholder harus bekerja dengan serius wujudkan komitmen Kabupaten Batang menjadi ODF pada September 2023 nanti,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved