Berita Jateng

Waspada, Pesisir Selatan Jawa Tengah Berpotensi Terjadi Banjir Rob Selama Dua Hari

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap memberikan peringatan terkait adanya potensi banjir rob di pesisir selatan Jawa Tengah.

TribunPantura.com/Fajar Bahruddin Achmad
Rumah warga di wilayah Kelurahan Muarareja, Kota Tegal, terendam banjir rob cukup parah yang terjadi sejak Minggu (22/5/2022) sore. 

TRIBUNPANTURA.COM, CILACAP - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap memberikan peringatan terkait adanya potensi banjir rob di pesisir selatan Jawa Tengah.

BMKG memperkirakan wilayah pesisir selatan Jawa Tengah akan dilanda banjir rob selama sepekan, yaitu sejak Rabu (7/6) hingga Kamis (8/6) mendatang.

Prakirawan BMKG Stasiun Tunggul Wulung Cilacap Sawardi melalui keterangan tertulisnya menjelaskan, terjadinya banjir rob dikarenakan adanya fenomena Fase Bulan Purnama (Full Moon) pada tanggal 3 Juni 2023 yang bersamaan dengan Perigee pada tanggal 6 Juni 2023.

Perigee sendiri merupakan jarak terdekat bulan ke bumi.

Fenomena tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.

"Berdasarkan pantaun data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi di beberapa wilayah pesisir Indonesia, termasuk di pesisir selatan Jawa Tengah," kata Sawardi, Jumat (2/6).

Potensi banjir rob di pesisir selatan Jawa Tengah terjadi seperti di pesisir selatan Cilacap, pesisir selatan Kebumen dan pesisir selatan Purworejo.

Kondisi tersebut secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir," kata Sawardi.

Seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat. 

"Potensi banjir rob ini berbeda waktu baik hari maupun jamnya di masing-masing wilayah," ungkapnya.

Dengan adanya peringatan potensi rob tersebut, maka BMKG Cilacap mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan siaga  untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut.

BMKG juga mengahimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan update informasi cuaca maritim BMKG. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved