Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Slawi

Pengangkutan Sampah Terganggu Imbas Kebakaran di TPA Penujah Tegal

Kebakaran yang terjadi di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) sampah Penujah perbatasan dengan Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah

Tayang:
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA/Desta Leila Kartika
Kondisi di area Tempat Pengolahan Akhir (TPA) sampah Penujah yang berbatasan langsung dengan Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Selasa (27/6/2023). Sampai hari keempat api belum berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran, dan asap tebal masih menutupi sekitar lokasi. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Kebakaran yang terjadi di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) sampah Penujah perbatasan dengan Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal sejak Sabtu (24/6/2023) mengakibatkan pengangkutan sampah sedikit terganggu. 


Hal itu, melihat kondisi api yang terus meluas dan jika sampai sisi dermaga, maka mau tidak mau pengangkutan sampah harus diberhentikan sementara karena berisiko petugas bisa terkena kobaran api.


Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal Muchtar Mawardi, saat ditemui Tribunjateng.com di sekitar TPA Sampah Penujah, Selasa (27/6/2023) kemarin. 


Muchtar pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena terganggu tersendatnya pengangkutan sampah ke TPA Penujah. 


"Melihat kondisi yang masih mengkhawatirkan karena api belum bisa dipadamkan, maka saya mengimbau warga Kabupaten Tegal agar bisa mengurangi sampah di masing-masing rumah tangga ataupun tempat pembuangan sampah (TPS). Hal itu, supaya tidak semua sampah diangkut ke TPA Penujah," imbau Muchtar, pada Tribunjateng.com. 


Dikatakan Muchtar, ketika kondisi memungkinkan maka pengangkutan sampah ke TPA Penujah masih dilakukan. 


Tetapi jika kondisinya tidak memungkinkan dan berisiko seperti yang terjadi pada Selasa (27/6/2023) kemarin, maka pengangkutan sampah ke TPA Penujah diberhentikan karena cukup berisiko bagi petugas. 


Sehingga sementara waktu pembuangan atau pengangkutan sampah hanya sampai di TPS masing-masing wilayah. 


"Mohon doa nya kepada semua pihak khususnya masyarakat Kabupaten Tegal, mudah-mudahan kami bersama OPD terkait bisa menyelesaikan masalah kebakaran yang terjadi di TPA Penujah. Doakan semoga api lekas padam, sehingga program pengolahan sampah bisa berlanjut," kata Muchtar. 


Sementara update kondisi terkini di TPA Penujah pada Selasa (27/6/2023) malam, kobaran api masih belum berhasil dipadamkan oleh tim yang bertugas. 


Sehingga upaya pemadaman terus berlanjut hingga Rabu (28/6/2023) oleh tim gabungan dari Pemadam Kebakaran, Dinas terkait, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal, Gallawi Rescue, PDAM, BPBD Kabupaten Tegal, BNPB, Satpol PP, dan relawan lainnya.

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved